"Save Our Palestine... Save Our Palestine... Save Our Palestine" "Please Pray for Palestine...."

Kokoh Di Atas Puing Situ Gintung

>> Tuesday, March 31, 2009

Adzan Shubuh belum selesai dikumandangkan muadzin. Namun air bah itu sudah lebih dulu menyapu perumahan warga yang berada di bawahnya. Shubuh Jumat itu, kabut menyelimuti warga Situ Gintung. Tanggul yang selama ini menjadi pemisah antara mereka dengan Situ, tak bisa lagi menahan arus air dan memutahkan semua isinya. Air yang tenang pun berubah menjadi ganas, menyapu bersih semuanya, kecuali sebuah masjid.



Masjid yang tetap berdiri kokoh itu bernama Jabalul Rahmah. Letaknya yang tepat berada di samping tanggul, tidak serta merta mampu menghancurkannya. Ganasnya air bah tidak mampu memporak-porandakannya. Masjid itu tetap berdiri kokoh.

Sama halnya seperti tsunami di Aceh, pada tsunami kecil (tragedi Situ Gintung) ini pun Allah SWT memperlihatkan tanda-tanda kebesaran-Nya. Orang-orang yang mengungsi di dalam masjid, terselamatkan. Hal ini membuktikan bahwa tak ada yang mampu melawan kehendak-Nya. Sang khalik dapat dengan mudah menghancurkan semuanya dalam sekejap mata. Tak perlu hitungan menit. Sedangkan masjid yang merupakan rumah-Nya tetap dibiarkan berdiri kokoh. Agar setiap orang dapat mengambil ibrah darinya. Walaupun masjid itu terletak di samping tanggul, bukan berarti masjid itu lantas langsung hancur, rata dengan tanah.
Allah SWT kembali memperlihatkan kebesaran-Nya. Semoga kita dapat mengambil ibrah dari peristiwa ini.






Lanjut membaca “Kokoh Di Atas Puing Situ Gintung”  »»

Berkah Situ Gintung

Akan ada hikmah di setiap kejadian
Akan ada berkah di setiap kejadian, dan-
Akan ada nikmat di setiap kejadian


Peristiwa jebolnya tanggul Situ Gintung merenggut nyawa kurang lebih 90-an orang dan yang masih dinyatakan hilang kurang lebih 105-an orang. Selain nyawa yang melayang, Situ Gintung pun meluluhlantakkan rumah warga, harta benda, ternak, dsb. Tentu saja kesedihan mendalam membingkai wajah para korban.


Namun, tragedi Situ Gintungpun ternyata membawa berkah. Yang merasakan berkah itu, di antaranya ialah para pedagang kaki lima dan tukang parkir. Mereka mendapatkan omzet penghasilan lebih daripada hari-hari sebelumnya. Tak sedikit yang mendadak jadi pedagang atau tukang parkir. Selain itu, para pencari ikan dapat dengan mudah mendapatkan ikan-ikan.

Ya, mereka mampu memanfaatkan segala peluang. Bagaimananapun kondisinya. Berbondong-bondongnya masyarakat yang datang ke lokasi, tidak disia-siakan begitu saja oleh mereka.

Saya pun merasakan susahnya mencari maka di sekitar lokasi, karena semuanya telah habis. Sama halnya dengan minuman, rata-rata habis terjual.

Allah memang menciptakan segala sesuatunya berpasang-pasangan. :-)

Lanjut membaca “Berkah Situ Gintung”  »»

Teguran untuk Situ Gintung


Situ Gintung yang asri, tentu saja menarik perhatian setiap orang. Daerah ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif tempat wisata. Tak terkecuali para remaja. Justru mereka berdomisili bukan di sekitar Situ. Setiap harinya ada saja yang berkunjung ke sana. Dan ketika malam tiba, Situ Gintung berubah menjadi tempat mangkal para remaja. Terutama ketika malam Minggu.



Begitulah... kesaksian beberapa warga yang tinggal di bawah tanggul Situ Gintung. Mereka pun menjadi korban keganasan air Situ yang tadinya tenang. Jika ditilik dari faktor alam, para korban menganggap itu musibah. Namun jika ditilik dari keagamaan, mereka menganggap sebagai teguran Allah SWT.

Ya, tragedi jebolnya tanggul Situ Gintung dianggap sebagai teguran dari Allah SWT. Karena Situ Gintung bila malam tiba menjadi arena maksiat pasangan remaja. Mereka tidak segan untuk berdua-duaan di pinggir atau sekitar Situ.

Warga yang menjadi korban berbesar hati dan meengakui, bahwa mungkin selama ini mereka tidak mempedulikan sikon di Situ, yang letaknya tak jauh dari mereka. Apapun yang ada di benak mereka, semua sudah terjadi. Mereka hanya bisa pasrah dan tabah menerima segala kehendak-Nya. Wallahu' alam bishawab


Lanjut membaca “Teguran untuk Situ Gintung”  »»

Duka Situ Gintung

Jumat, 27 Maret 2009 dini hari. Adzan Shubuh belum selesai dikumandangkan muadzin. Namun air bah itu sudah lebih dulu menyapu perumahan warga yang berada di bawahnya. Ketika musibah itu terjadi, mayoritas warga sedang terlelap tidur.



Adalah Dadang, yang sudah merasakan tanda-tandanya. Menjelang musibah itu, dia berusaha membangunkan tetangganya dan mengajaknya mengungsi di Masjid Jabalul Rahmah. Masjid yang berada tepat di samping tanggul. Tetapi tidak semua warga turut serta bersama Dadang. Saat itu memang waktu yang nyaman utk melanjutkan tidur.

Muadzin belum sempat menyelesaikan adzan Shubuh itu. Namun air bah yang berasal dari Situ Gintung telah menyapa mereka. Tidak pandang bulu, dalam sekejap air bah itu menyapu semua yang dilaluinya dan terjadilah tsunami kecil itu. Tanggul Situ Gintung yang terletak di Cirendeu, Ciputat, Tangerang Selatan-Banten, jebol seketika. Tanggul itu tidak kuat menahan debit air yang semakin besar. Benarkah karena itu? Atau itu merupakan bentuk protes tanggul yang selama bertahun-tahun tidak dirawat sebagaimana mestinya? Tanggul Situ Gintung yang seyogyanya menjadi irigasi persawahan, diubah fungsinya menjadi tempat wisata. Selain itu juga daerah resapan air di sekitar tanggul, direnggut, lalu digantikan dengan rumah-rumah yang berjejer. Tak ada lagi daerah resapan air.

Jika dilihat dari sejarahnya, tanggul Situ Gintung dibangun pada pemerintahan Kolonial Belanda. Tujuannya adalah untuk irigasi. Itu artinya, usia tanggul Situ Gintung sudah tua. Jika tidak diperhatikan dan dirawat dengan baik, wajar saja tanggul itu jebol.

Berdasarkan keterangan warga sekitar tanggul, sejak beberapa tahun lalu, mereka sudah melaporkan tentang kebocoran tanggul. Namun tidak ada action signifikan dari Pemerintahan setempat. Warga hanya bisa pasrah dan berbuat semampunya.
Kini, tanggul Situ Gintung pun tak kuat lagi menahan beban air. Dan akhirnya tanggul pun memuntahkan semua isinya. Menyapu semuanya, tanpa sisa, kecuali sebuah masjid.



Tragedi jebolnya tanggul Situ Gintung menyisakan penderitaan dan duka mendalam bagi para korban. Mereka tak bisa berbuat apa-apa, ketika dalam sekejap mereka kehilangan keluarga yang dicintai, kehilangan harta benda, kehilangan tempat berteduh, dan kehilangan hal-hal lain yang berharga bagi mereka.
Adzan Shubuh belum selesai dikumandangkan muadzin. Namun air bah itu sudah lebih dulu menyapu perumahan warga yang berada di bawahnya.

Lanjut membaca “Duka Situ Gintung”  »»

Kerja Mahasiswa untuk Situ Gintung

Situ Gintung, 29 Maret 2009

Informasi untuk seluruh kader KAMMI

Gelombang bantuan baik dari pemerintah, lembaga kemanusiaan, ormas, partai maupun institusi swasta berupa logistik, kesehatan, dll, sudah banyak dikerjakan yang pada akhirnya menumpuk di posko - posko, baik posko utama yang dimiliki Pemda maupun posko - posko lainnya yang tersebar di lokasi bencana. yang belum terkoordinir dengan baik adalah distribusi pada pengungsi. Permasalahan utama adalah banyak yang bukan korban datang ke posko - posko untuk meminta barang logistik yang ada. Sifat psikologis pengungsi yang sebenarnya adalah, mereka tidak akan datang ke posko, mereka tidak akan meminta sehingga mereka perlu didatangi. Tetapi kendala yang ada adalah peta pengungsi yang masih terpencar, sebagian besar para korban telah mengungsi dirumah - rumah keluarga mereka, titik - titik pusat pengungsian lainnya juga belum terdata dengan lengkap.

Oleh karena itu, sebanyak kurang lebih 60 mahasiswa gabungan mahasiswa UMJ, UIN, Sebi dan lainnya yang tergabung, berinisiatif untuk berpartisipasi dengan peran SURVEY DATA PENGUNGSI, Karena kerja data tersebut tidak dilakukan secara rapih oleh semua institusi. Keseluruhan mahasiswa tersebut mulai bergerak malam ini sampai 3 - 5 hari kedepan.

Bagi teman - teman KAMMI yang ingin berpartisipasi , silahkan berkoordinasi dengan Ario (UMJ), atau saya sendiri Zahra (Humas KAMMI Pusat/021 9509 5556).

Laporan Posko KAMMI UIN per 29 Maret 2009

1. Pembersihan dan Evakuasi
2. Pendistribusian Logistik ke pengungsi yang teridentifikasi


Catatan Lain

Kebutuhan Mendesak :
1. Masker
2. Sarung Tangan
3. Alkohol
4. Anti Tetanus
5. sepatu Boot
6. Kantung Mayat
7. Kasur
8. Bantal
9. Underwear
10. Mukena
11. Polybag
12. sekop
13. Cangkul
14. Sikat Lantai

Kebutuhan Bayi :

1. Dot Bayi
2. Bantal Bayi
3. selimut Bayi
4. Minyak Telon
5. Makanan bayi

Kebutuhan Jangka Menengah

1. Alat tulis Sekolah
2. Kebutuhan Sekolah SD - SMU

Permintaan Pengungsi :

1. Alqur'an

cat : teman - teman bisa membuat program waqaf Al qur'an


Zahra
Humas KAMMI Pusat



Sumber:

Lanjut membaca “Kerja Mahasiswa untuk Situ Gintung”  »»

PP KAMMI Rayakan Milad ke 11 dengan Qiyamul lail & Muhasabah

>> Thursday, March 26, 2009

Assalamualaikum Wr,Wb

Menyambut Hari Lahir KAMMI yang ke 11, PP Kammi Mengundang Seluruh Kader-kader KAMMI Sejabotabek-Banten untuk mengahdiri acara Tasyakuran Milad KAMMI yang ke 11,acara ini diadakan pada hari Sabtu-Ahad (28-29 Maret 2009)Pkl 16.00,yang Insyaallah bertempat di Masjid UNJ, Jakarta.

Acara yang bertema “Napak Tilas Gerakan Perlawanan dari Masjid Kampus” akan di isi oleh Taujih Ruhiyah oleh Ketua Umum KAMMI selain itu akan ada acara akan napak tilas KAMMI yang di bawakan oleh para senior-senior KAMMI, Qiyamul lail dan Muhasabah Juga akan menjadi menu acara pada tasyakuran kali ini, acara akan di akhiri dengan bermain bola antar kader pada pagi harinya.
Besar harapan kami kader-kader KAMMI yang ada di Jabotabek-Banten bisa hadir dan memeriahkan acara tersebut.



Lanjut membaca “PP KAMMI Rayakan Milad ke 11 dengan Qiyamul lail & Muhasabah”  »»

KAMMI Deklarasikan Gerakan Pemilih Pemula Cerdas

>> Friday, March 20, 2009

DEKLARASI NASIONAL GERAKAN PEMILIH PEMULA CERDAS

(YOUNG AND SMART VOTERS)

LAUNCHING PROGRAM “SEMARAK MURAL: MELUKIS DEMOKRASI”.


Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) bertempat di SMKN 27 Jakarta Pusat pada hari Sabtu, 21 Maret 2009, pukul 09.00-12.30 WIB akan menggelar Deklarasi Nasional Gerakan Pemilih Pemula Cerdas, “Young and Smart Voters” sekaligus launching program “Semarak Mural: Melukis Demokrasi”. Kegiatan ini bertujuan untuk menarik minat para pemilih pemula yang jumlahnya sangat signifikan 9sekitar 20%) agar menggunakan haknya dengan pendekatan dan metode yang kreatif dan sesuai dengan segmen pemilih pemula, yaitu seni lukis mural. Sehingga pada akhirnya tujuan meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilu 2009 .

Deklarasi Nasional ini akan dihadiri oleh Bpk. Mardiyanto (Menteri Dalam Negeri), Adyaksa Dault (Menegpora), Endang Sulastri (KPU Pusat) dan ratusan tamu undangan serta perwakilan dari seluruh SMA/K se-DKI. Secara keseluruhan agenda Semarak Mural ini digelar di 20 Provinsi, dan melibatkan sekitar 5000 peserta dari 2000 SMA/K se-Indonesia. 20 kota penyelenggara kegiatan ini antara lain: Banda Aceh, Padang, Bandar Lampung, Palembang, Jakarta, Serang, Bekasi, Yogyakarta, Solo, Malang, Denpasar, Mataram, Samarinda, Banjarmasin, Pontianak, Makassar, Manado, Ambon, Ternate, dan Bengkulu. Tema yang diangkat pada semarak perlombaan mural ini adalah: Secontreng Cinta untuk Indonesia dan Pemilu Milik Kita.

Bekerjasama dengan Kesbangpol Depdagri, pada kegiatan ini KAMMI melakukan sosialisasi dengan pendekatan yang berbeda. KAMMI melihat selama ini edukasi politik kepada pemilih pemula pecinta seni masih sangat kurang. Padahal mereka adalah segmen yang unik, seringkali memunculkan kejutan, dan tentu menjanjikan secara kuantitas. Bila terkondisikan mereka akan bergerak dengan antusiasme tinggi, ekspresif, kritis, kreatif, dan tipis akan kadar polusi pragmatisme. Karena itulah kegiatan ini mengkolaborasikan antara seni dan pendidikan politik yang selama ini didikotomikan.

Jakarta,20 Maret 2009

Widya Supena

(Koordinator Pusat, Ketua II KAMMI Pusat)

Lanjut membaca “KAMMI Deklarasikan Gerakan Pemilih Pemula Cerdas”  »»

Dari Sahabat... Untukmu Sahabat

>> Wednesday, March 18, 2009

Uang cukup, HP punya. Tapi tetaplah miskin tanpa seorang sahabat.

Mengenalmu adl 1 kesyukuran.
Bercanda dngmu adl 1 kebahagiaan.
Menyakitimu adl 1 kesalahan.
Mendoakanmu adl 1 kewajiban.

Memiliki Sahabat sepertimu adl 1 Anugrah.

Allah terlalu bijak, memberiku seorang Sahabat tanpa harga.
Jika Allah memberi harga, niscaya aku tak akan mampu membelimu, Wahai Sahabat.


Sahabat... tolong dengarkan ya....
Jika esok aku bahagia atau berduka, tetaplah menjadi Sahabatku.
Jika esok aku salah, tolong maklumi ya Sahabat.
Jika esok aku sakit, doakanlah.
Jika esok aku tlah tiada... MAAFKAN aku ya Sahabat.

Karena aku tak tahu, kapan Allah SWT memanggil kembali.
Sebelum semua terjadi.
MAAF Sahabat. :-) :-) :-)

Lanjut membaca “Dari Sahabat... Untukmu Sahabat”  »»

Jadwal Islamic Book Fair 2009

>> Friday, March 6, 2009

(28 Februari-8 Maret 2009)

TEMA: Islamic Book Fair Bangun Ruhiyah
SABTU 28 – Feb - 2008
10.00 – 12.00 Openig Ceremonial 8th Islamic Book Fair Dr. Hidayat Nurwahid MA
13.00 – 15.00 Lounching Al-Qur'an dengan tajwid metode blok warna Dr. Darwis Hude M.Si.
13.00 – 15.00 Demo Masak "Memasak bersama Rudi Choerudin" Rudi Choerudin
16.00 – 18.00 Lounching tafsir Al-Misbah New Face Muchlis M. Hanafi Najwa Shihab
16.00 – 18.00 Lounching Buku "Asmaulhusna for Bussines and Life" Dr. Moh. Syafi’I Antonio, M.ec
19.00 – 21.00 Orasi Ilmiah "Cerdaskan Umat Mandirikan Bangsa" Prof. Dr. Nasaruddin Umar. MA*
19.00 – 21.00 Bedah Buku "Panglima Surga" Dr. Moh. Syafi’I Antonio, M.ec Irene Handono

TEMA : Islamic Book Fair Cerdaskan Umat
AHAD 01 – Maret – 2009
10.00 – 12.00 Talk Show "Pergaulan Remaja secara Islami" Dude Herlino
10.00 – 12.00 Lomba Mewarnai Tingkat TK & SD 1 - 4 SD kelas 1-4
13.00 – 15.00 Jumpa Artis & Promo Album Intan Nuraeni, Asmiranda, Robinhood, Hedi Yunus
13.00 – 15.00 Life maping traning Inpiration of Alafatehah Ir. Heru S.s, MM
16.00 – 18.00 Seven Law of Happiness for Muslim (menuju keluarga muslim bahagia) Arvan Pradiansyah & Asma Nadia
16.00 – 18.00 Talk Show The Kun Fayakun Way Ust. Yusuf Mansyur
19.00 – 21.00 Bedah buku "De Winst" Afifah Afrah
19.00 – 21.00 Lounching Buku "Inner Beauty sebagai produk ibadah kepada Allah" Hj. Durrah Baraja SH. Mhum, Habiburahman El Shirazy, Bunda Neno Warisman

TEMA : Islamic Book Fair Bangun Ukhuwah
SENIN 02 – Maret – 2009
10.00 – 12.00 Total managemen berbasis Al Fatehah Ir. Heru S.s, MM
13.00 – 15.00 Saatnya Indonesia Kuat & Mandiri dengan ekonomi islam Dr. Revrison Baswir Ir. M. Ismail Susuanto, MM.
16.00 – 18.00 Talkshow ""8 pertanyaan & jawaban seputar fatwa haram golput" Miswan Thahadi & Ade Mujhiyat
19.00 – 21.00 TalkShow "Cerdaskan Financial Spiritual Masa Pensiun" Imam Supriono

TEMA : Islamic Book Fair Sehatkan Qolbu dan Jiwa
SELASA 03 – Maret – 2009
10.00 - 12.00 Bedah Buku "Matematika Islam" KH. Fahmi Basya
10.00 – 12.00 Bedah Buku "Kartini Menemukan Tuhan" Sirikit Syah
13.00 – 15.00 Talkshow "Cerdaskan Umat Mandirikan Bangsa Perspektif Dr. Anies Baswedan, Ph.D * Politik Prof. Komarudin Hidayat *
13.00 – 15.00 Bedah buku "Dialog Santri - Pendeta Eros Da'I (Tim Fakta Jkt)
16.00 – 18.00 Bedah buku “Sholat Ala Rasul” Dr. H. Briliantono M. Soenarwo SpoT, FICS, MD, PhD, MBA
16.00 – 18.00 Lounching produk baru "Bio Kamera" Agus Yulianto Muzayyim M. Arif
19.00 – 21.00 Talkshow Interaktif "Papua Muslim care" Ust. Fadlan Gharamathan, Tumpuni Tri Mumpuni

TEMA : Islamic Book Fair satukan Umat
RABU 04 – Maret 2009
10.00 – 12.00 Bedah Buku "Bunda menejer keluarga" Ustdz. Yoyoh Yusro, Aris rahmat, Okky Asokawati, Irawati Istadi, Tutty Alawiyah A.S
13.00 – 15.00 Talk Show "Cerdaskan Umat Mandirikan bangsa dengan *Kebudayaan" H. Dedy Mizwar dan Widyawati*
16.00 – 18.00 Lounching Buku "The Beyond Inspiration" Felix Siouw & Heru Binawan
16.00 – 18.00 Seminar Haki (Hak Atas Kekayaan Intelektual) Dirjen Haki, Syahrani dan Izzatul Islam
19.00 – 21.00 Ferformance MasGe Whaton & Anneke Putri Aneke Putri

TEMA : Islamic Book Fair membangun Generasi bangsa
KAMIS 05 – Maret – 2009
10.00 – 12.00 Lounching dan Bedah Buku "Mayoritas Wanita Masuk Neraka" Ust. Subhan Nur
13.00 – 15.00 Talk Show ' Cerdaskan Umat Mandirikan Bangsa dengan Pendidikan Prof. Dr.Arif Rahman * Kak Seto Mulyadi*
16.00 – 18.00 Bedah buku “Delapan Mata air Kecemerlangan” Ust. Anis Mata
19.00 – 21.00 Muri untuk katagori penulis terlengkap penulis buku anak terproduktif, dan lounching buku "Galaksi Kinanthi" Tasaro" Bambang trim Ali Muakhir dan Tasaro


TEMA : Islamic Book Fair Membuka Cakrawala
JUM'AT 06 – Maret – 2009 13.00 – 15.00 Bedah buku “Mengapa harus korupsi” Dr.Muhammd Ray Akbar
13.00 – 15.00 Laounching Al-Quran Tim Tisera
16.00 – 18.00 Bedah buku “ Belajar islam dari yahudi” Herry Nurdi
16.00 – 18.00 Pelatihan dongeng dan louncing buku Kak Mal dan Bunda Neno Warisman
19.00 – 21.00 Bedah buku "That's All" Perrasta "Pepeng" Soebardi Eka Shanti
19.00 – 21.00 TalkShow & Bedah buku "Seri Kafilah Syuhada" Ust. Abu M Jibriel AR, Ust. Abu Bakar Ba'Asyir, Ali Fauzi, Lulu Djamaludin dan M. Fahri

TEMA : Islamic Book Fair wujudkan cita-cita bangsa
SABTU 07 – Maret – 2009
10.00 – 12.00 Bedah buku “Rembulan tenggelam diwajamu” Tere Liye
10.00 – 12.00 Lounching buku "Menjemput Hidayah Cinta" Astri Ivo* Zaskia Mecca* Tunggul Tranggono
13.00 – 15.00 Jumpa penulis dan bedah buku The Mircle oF Giving Ust. Yusuf Mansyur
13.00 – 15.00 Lounching buku Ensiklopedi keluarga sakinah Ust. Muhammad Tahalib
16.00 – 18.00 Bedah buku "Menabur Cinta Menunai Cinta" Okky Asokawati
19.00 – 21.00 Bedah Buku Rame-rame
- Jalan cinta para pejuang Salim A Fillah
- Novel Tembang Ilalang MD. Aminudin
- New Quantum tarbiah Solikhin Abu Izzudin
- Novel cinta sang penjaga telaga Azzura Daryana
19.00 – 21.00 Bedah Majalah Tasqif Dr. Amir Faisol Fath,MA Ust. Muhklis

TEMA : Islamic Book Fair Mandirikan Bangsa
AHAD 08-Maret-2009
10.00 – 12.00 Peluncuran buku ESQ Arabic Version dan training ESQ untuk pembeli yang ke satu juta buku ESQ Ary Ginanjar
10.00 – 12.00 Talk Show " Smart Parents for Smart Student" Bunda Neno Warisman
13.00 – 15.00 Talkshow Kerudung Canting Ala Ratihsang dan pembacaan puisi Ratihsang & Teddy Syach
13.00 – 15.00 Talkshow "Pentingnya menentukan awal waktu shalat secara syari'ah dan sains" Nasir Zubaedi
H. Muhyidin Khozin
Dr. Moedji Raharto
Ir. Feri Lasman
16.00 – 18.00 Konser Nasyid "Membangun Ghiroh Bangsa, Bangkit dan Mandiri" Aruhul Zadid, I R A,Izzatul Islam Sahoutul Harokah
16.00 – 18.00 Bedah Buku "Pilar-Pilar Kebangkitan Umat Ust. Abdul Muiz MA
19.00 – 21.00 Tausiyah"Cerdaskan Umat Mandirikan Bangsa" KH. Abdulah Gymnastiar

Lanjut membaca “Jadwal Islamic Book Fair 2009”  »»

The Lirics 'We Will Not Go Down'

>> Thursday, March 5, 2009

(Song For Gaza
(Composed by Michael Heart)

A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive

They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze


We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right

But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Lanjut membaca “The Lirics 'We Will Not Go Down'”  »»

Teks Lagu 'Rindu-Rindu Aizawa' Versi Indonesia

>> Tuesday, March 3, 2009

Beberapa hari lalu, ketika sedang ngempy (meminjam istilah MP-ers), saya seakan dibawa ke masa lalu. Kenangan indah tt sebuah film kembali hadir dalam ingatan. Adalah seorang teman bernama Ade, yang membawa saya pada kenangan itu. Ya, sebuah film dorama Jepang kesayangan saya. Film yang engisahkan perjuangan hidup seorang gadis kecil, bernama Sizu Aizawa. Haru-biru mewarnai kehidupannya.

Pada postingan sebelumnya, saya telah mempublikasikan tulisan teman saya itu tt film dorama 'Rindu-Rindu Aizawa.' Kali ini saya akan memposting teks lagunya dalam versi Indonesia. Catatan saya ketika film tersebut booming.



Teks Lagu 'Rindu-Rindu Aizawa'

Tetes air mata mengalir sedih
Akupun melamun dalam bayanganku
Ku rasa lamunanku hanya mimpi
Namun ternyata engkau pergi jauh

Seakan ada cinta mengikatku
Akupun menangis dalam lamunanku
Sungguh ku kira itu hanya mimpi
Namun ternyata kau telah pergi jauh

Di mana adanya cinta suci, murni
Di mana adanya harapan hati

Saat malam tiba bulanpun tenggelam
Kala rasa hati berselimut resah
Kala ku ingn mencoba berucap
Namun ku hanya mampu terdiam.


Lanjut membaca “Teks Lagu 'Rindu-Rindu Aizawa' Versi Indonesia”  »»

Rindu-Rindu Aizawa 'Ie Naki Ko'




Category : Movies
Genre : Kids & Family
Ada yang ingat judul itu ??

"Dari pada belas kasihan mending kasih aku uang"
"Manusia mahluk yang paling mengerikan"





Dua quote yang aku ingat banget dari jdorama ini, ditayangin di TPI waktu aku kelas 3-4 SD gitu. Ni jdorama pertama yang aku tonton n yang dibolehin nonton sama ortu (dulu kan g boleh nonton tipi habis magrib).
Ceritanya,, ada gadis kecil, rambut panjang, poni :)), namanya Sizu Aizawa.. dia tinggal dengan ibunya yang sakit-sakitan,, karena ingin menyelamatkan ibunya,, Sizu akhirnya mencuri atau kadang mengemis ditemanin seekor anjing, namanya Ryu.. Tapi, tiap kali dia bawa pulang 'hasil pekerjaannya', dia mesti berhadapan dengan ayahnya yang pengangguran dan mabuk. Dalam cerita ini ada cowoknya juga, si Makimura.. kasian dia,, suka sial kalo dekat ma Sizu..

Dorama ini sempat jadi hits waktu aku kecil, soundtracknya juga. Yang aku ingat lagi,, anak-anak cewek berlomba-lomba panjangin rambut,, kelabang ekor kuda trus berponi.. ikut-ikut gaya si Aizawa :))

Dulu sering nonton jdorama, berhubung sudah pindah (baca, jogja) jadi nggak pernah nonton lagi. Selain Rindu-Rindu Aizawa, ada Itazura Na Kiss (si Hideaki Takizawa) n' Kamishama (klo g salah yg si Takeshi).. ada nasyidnya tuh :)



Lanjut membaca “Rindu-Rindu Aizawa 'Ie Naki Ko'”  »»

Blogger

Komentar Artikel

Artikel Terbaru

Belajar menjadi pembelajar yang baik

(c) 2009, Butiran Pasir

  © Blogger templates Shiny by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP