"Save Our Palestine... Save Our Palestine... Save Our Palestine" "Please Pray for Palestine...."

Asma'ul Husna

>> Friday, December 31, 2010

Ya ALLAH...


1. YA ROHMAAN
(Yang Maha Pengasih)


2. YA ROHIIM
(Yang Maha Penyayang)


3. YA MALIK
(Yang Maha Merajai)


4. YA QUDDUUS
(Yang Maha Suci)


5. YA SALAAM
(Yang Maha Damai)


6. YA MU'MIN
(Yang Maha Mengamankan)


7. YA MUHAIMIN
(Yang Maha Menjaga)


8. YA 'AZIIZ
(Yang Maha Gagah)


9. YA JABBAAR
(Yang Maha Perkasa)


10. YA MUTAKABBIR
(Yang Memiliki Kebesaran)


11. YA KHOOLIQ
(Yang Maha Pencipta)


12. YA BAARI'
(Yang Maha Menata)


13. YA MUSHOWWIR
(Yang Maha Melukiskan)


14. YA GHOFFAAR
Yang Maha Pengampun)


15. YA QOHHAAR
(Yang Maha Pengunjuk Kekuatan)


16. YA WAHHAAB
(Yang Maha Menganugerahkan)


17. YA ROZZAAQ
(Yang Maha Pemberi Rezeki)


18. YA FATTAAH
(Yang Maha Membuka)


19. YA 'ALIIM
(Yang Maha Mengetahui)


20. YA QOOBIDH
(Yang Maha Menyempitkan)


21. YA BAASITH
(Yang Maha Memperluas)


22. YA KHOFIDH
(Yang Maha Merendahkan)


23. YA ROOFI'
(Yang Maha Mengangkat)


24. YA MU'IZZ
(Yang Maha Membeningkan)


25. YA MUDZILL
(Yang Maha Menyesatkan)


26. YA SAMII'
(Yang Maha Mendengar)

27. YA BASHIIR
(Yang Maha Melihat)

28. YA HAKAM
(Yang Maha Menilai)

29. YA 'ADLU
(Yang Maha Adil)

30. YA LATHIIF
(Yang Maha Lembut)

31. YA KHOBIIR
(Yang Maha Waspada)

32. YA HALIIM
(Yang Maha Penyantun)

33. YA 'AZHIIM
(Yang Maha Agung)

34. YA GHOFUUR
(Yang Maha Pengampun)

35. YA SYAKUUR
(Yang Maha Mensyukuri)

36. YA 'ALIYY
(Yang Maha Tinggi)

37. YA KABIIR
(Yang Maha Besar)

38. YA HAFIIDH
(Yang Maha Menjaga)

39. YA MUQIIT
(Yang Maha Memelihara)


40. YA HASIIB
(Yang Maha Pembuat Perhitungan)

41. YA JALIIL
(Yang Maha Luhur)

42. YA KARIIM
(Yang Maha Mulia)

43. YA ROQIIB
(Yang Maha Pembaca Rahasia)

44. YA MUJIIB
(Maha Pemenuh Do'a)

45. YA WAASI'
(Yang Maha Luas)

46. YA HAKIIM
(Yang Maha Bijaksana)

47. YA WADUUD
(Yang Maha Menyejukkan)


48. YA MAJIID
(Yang Maha Megah)

49. YA BAA'ITS
(Maha Membangkitkan)

50. YA SYAHIID
(Yang Maha Menyaksikan)

51. YA HAQQU
(Yang Maha Benar)

52. YA WAKIIL
(Yang Maha Memanggul)

53. YA QOWIYY
(Yang Maha Kuat)

54. YA MATIIN
(Maha Menggenggam Kekuatan)

55. YA WALIYY
(Yang Maha Melindungi)


56. YA HAMIID
(Yang Maha Terpuji)

57. YA MUHSHII
(Yang Maha Menghitung)

58. YA MUBDI
(Yang Maha Memulai)

59. YA MU'IID
(Maha Mengembalikan)

60. YA MUHYI
(Maha Menghidupkan)

61. YA MUMIIT
(Maha Mematikan)

62. YA HAIYU
(Yang Maha Hidup)

63. YA QOYYUUM
(Yang Maha Menegakkan)


64. YA WAAJID
(Yang Maha Menemukan)

65. YA MAAJID
(Yang Maha Mulia)

66. YA WAAHID
(Yang Maha Tunggal)

67. YA AHAAD
(Yang Maha Esa)

68. YA SHOMAD
(Maha Tidak Tergantung)

69. YA QOODIR
(Yang Maha Menentukan)

70. YA MUQTADIR
(Yang Maha Berkuasa)

71. YA MUQODDIM
(Maha Mendahulukan)


72. YA MU'AKHIR
(Maha Mengakhirkan)

73. YA AWWAL
(Yang Maha Permulaan)

74. YA AAKHIR
(Yang Maha Akhir)

75. YA ZHOOHIR
(Yang Maha Nyata dan Menjelaskan)

76. YA BAATHIN
(Yang Maha Ghaib)

77. YA WAALIY
(Yang Maha Memberikan)

78. YA MUTA'AALIY
(Yang Maha Meninggikan)

79. YA BARR
(Yang Maha Membawa Kebaikan)


80. YA TAWWAAB
(Maha Penerima Tobat)

81. YA MUNTAQIM
(Yang Maha Menyiksa)

82. YA 'AFUWW
(Yang Maha Pemaaf)

83. YA RO'UUF
(Yang Maha Pemancar Kasih Sayang)

84. YA MAALIKAL MULKI
(Yang Maha Mempunyai Kerajaan)

85. YA DZAL JALAALI WAL IKROOM
(Maha Memiliki Kebesaran)

86. YA MUQSITH
(Maha Menyeimbangkan)

87. YA JAAMI'
(Yang Maha Menghimpun)


88. YA GHONIYY
(Yang Maha Kaya)

89. YA MUGHNIYY
(Yang Maha Pemberi)

90. YA MAANI'
(Yang Maha Mencegah)

91. YA DHOORRU
(Yang Maha Pemberi Derita)

92. YA NAAFI'
(Yang Maha Pemberi Manfaat)

93. YA NUUR
(Yang Maha Bercahaya)

94. YA HAADII
(Maha Pemberi Petunjuk)

95. YA BADII'
(Yang Maha Pencipta Keindahan)


96. YA BAAQII
(Yang Maha Kekal)

97. YA WAARITS
(Yang Maha Mewariskan)

98. YA ROSYIID
(Yang Maha Cerdas)

99. YA SHOBUUR
(Yang Maha Sabar)

Lanjut membaca “Asma'ul Husna”  »»

Rangkaian Acara Muktamar VII KAMMI

>> Thursday, December 30, 2010


Lanjut membaca “Rangkaian Acara Muktamar VII KAMMI”  »»

Inilah Tips Saksikan Hujan Meteor Geminid

>> Monday, December 13, 2010

TEMPO Interaktif, Jakarta - Rangkaian hujan meteor tahun ini akan ditutup oleh Geminid. Tidak seperti saudara-saudaranya, Geminid berasal dari asteroid 3200 Phantheon, bukan komet.

Partikel yang melewati orbit Bumi lebih besar, rata-rata sekitar 2 gram per sentimeter kubik. Beberapa kali lebih padat ketimbang debu ekor komet. Saat memasuki atmosfer, partikel itu meluncur dengan kecepatan rendah, 35 kilometer per detik. Dua kali lebih lambat ketimbang meteor Leonid yang nongol bulan lalu. "Sehingga lebih terang dan mudah dilihat," ujar Ronny Syamara pengurus Himpunan Astronomi Amatir Jakarta, Senin (13/12).

Seperti namanya, hujan meteor ini, terlihat berasal dari konstelasi bintang gemini. Butuh sedikit usaha untuk mengidentifikasi rasi si kembar.

Menurut Ronny, pengamat bisa melihat ke Timur dan dengan mudah mendapati tiga bintang sejajar, yang jadi ikon rasi Orion. Dari trio itu, berpaling ke Timur Laut dan anda akan menemukan Bethelgeuse, bintang merah sekaligus yang paling terang di Orion. Teruskan berpaling ke Timur Laut dan anda akan menemukan Castor dan Pollux, dua saudara yang paling bersinar di Gemini.

Geminid sudah mulai mempertontonkan keindahan mereka pukul 21.00 WIB nanti. Namun baru akan terlihat setelah bulan tenggelam pada pukul 11 malam. "Bisa dinikmati sepanjang malam sampai menjelang subuh," kata Ronny.

Jika cuaca bebas mendung, kita akan mendapati sedikitnya 60 bintang jatuh saban jam. "Dengan syarat, bebas polusi cahaya," katanya. Di Jakarta, lokasi terbaik adalah daerah pinggir kota yang tidak banyak lampu. Lokasi ideal: Kepulauan Seribu.

Pengamat bisa berharap melihat lebih banyak bintang jatuh karena Bulan baru memasuki fase muda, sehingga cahayanya tidak berapa terang. Menurut Ronny, Geminid tidak terpengaruh gerhana bulan. "Di Indonesia, gerhana baru akan terjadi pada 21 Desember, itu pun tidak terlihat di Sumatera dan sebagian Jawa bagian Barat," katanya.

REZA M

Sumber:  http://www.tempointeraktif.com/hg/iptek/2010/12/13/brk,20101213-298674,id.html

Lanjut membaca “Inilah Tips Saksikan Hujan Meteor Geminid”  »»

Pendanaan Operasi Liyuda Saputra

>> Thursday, November 18, 2010

Mohon doa dan (jika berkenan dan berkesempatan) dana, utk akh Liyuda Saputra (Sekjen KAMMI Banten) yg mengalami kecelakaan dalam perjalanan ke Jogja utk mengantarkan logistik bantuan korban bencana Merapi. Kondisinya mengalami luka yg cukup parah, fraktur di tulang mata, dan saat ini sedang menunggu utk dioperasi. Akh Yuda dioperasi plastik dan syaraf. Sampai saat ini masih dirawat di RSCM Jakarta.

Jika berkenan utk membantu dana, mohon utk mentransfer ke:

- Bank Syariah Mandiri 1757000835 a.n. Joko Wardoyo

(Wakil Bendahara Umum PP KAMMI).

- Bank Syariah Mandiri Cab. Cilegon no. rekening 0197024018 a.n. Iwan. Konfirmasi transfer ke Iwan: 085691661520.


Demikian informasinya. Mohon doa dan donasinya dari kader KAMMI se-Indonesia dan rekan-rekan blogger untuk kesembuhan Akh Yuda

Lanjut membaca “Pendanaan Operasi Liyuda Saputra”  »»

Mari Peduli Wasior, Mentawai, dan Merapi

>> Friday, October 29, 2010

Bismillah....

Bantuan untuk korban Wasior, Mentawai, dan Merapi  bisa disalurkan melalui rekening resmi KRC:
Bank Mu'amalat  919.899.2999
a.n Ershad qq. KAMMI REAKSI CEPAT.
Terima kasih


Salam,
Edo Segara
(Humas KAMMI Pusat)

Lanjut membaca “Mari Peduli Wasior, Mentawai, dan Merapi”  »»

Merombak Organisasi, Mewujudkan Progresivitas

Oleh: Rijalul Imam, S.Hum., M.si.
(Ketua Umum KAMMI Pusat)

Pra Muktamar KAMMI yang diselenggarakan di Solo tanggal 30 September sampai 2 Oktober 2010 yang dilanjutkan Workshop Kewirausahaan 4-6 Oktober 2010 di tempat yang sama merupakan agenda internal terakhir kepengurusan periode 2009-2010. Di sela-sela agenda itu terdapat sosialisasi revisi manhaj kaderisasi KAMMI oleh tim revisi kaderisasi KAMMI Pusat. Tiga agenda besar ini adalah dalam rangka mewujudkan progresivitas gerakan.

Kepengurusan KAMMI adalah mata rantai sejarah yang berkelanjutan. Di usianya yang ke-12, di 12 tahun pasca reformasi, di saat Indonesia berusia 65 tahun lebih, dan di satu dekade pertama abad ke-21, KAMMI membutuhkan penyegaran. Kesegaran ini tidak semata-mata dengan mengubah warna kulit, melainkan menyegarkan ke seluruh inti sel tubuh gerakan ini.

Ada banyak ide yang digagas di forum Pra Muktamar ini yang kesemuanya menyerap dan mensinergiskan seluruh aspirasi dari daerah-daerah. Semuanya terangkum dalam hasil pembahasan di TKSO (Tim Konstitusi dan Sistem Organisasi) yang dibentuk dalam Rapimnas di NTB. Ide tentang hirarki konstitusi di KAMMI, paradigma gerakan, system pemilihan raya, jangka waktu periode di daerah, dan lain-lain. Perombakan organisasi ini dilakukan semata-mata untuk menyehatkan cara kita berorganisasi dan membangun progresivitas gerakan.

Di sisi luar, kita dihadapkan tantangan zaman yang sudah sangat berubah sejak semula KAMMI didirikan tahun 1998. Di level kekuasaan, elit penguasa semakin liberal. Di level bawah, masyarakat kita begitu pragmatis. Ingin cepat meraih hasil ketimbang berproses. Sebagai kelompok menengah, KAMMI yang notabene sebagai gerakan mahasiswa, gerakan pemuda, gerakan kebangsaan, dan gerakan peradaban/keummatan, perlu mendesain gerakan lebih dinamis dan berdialektika lebih mendalam dengan kondisi real masyarakat.

Ke depan, peran-peran strategis yang perlu dimassifkan di seluruh daerah adalah peran “tanggung jawab sosial KAMMI”. Masyarakat kita terhempas globalisasi dan kebijakan elit yang tidak berpihak pada rakyatnya, maka KAMMI perkuat jatidiri sebagai advokat masyarakat, negosiator, sekaligus pemberdaya masyarakat. Kita juga perlu menyelamatkan kelompok pemuda segenerasi, karena meraka adalah harapan bangsa di masa yang akan datang. Anak-anak muda yang belum mentransformasi dirinya dibina untuk dapat merubah dirinya menjadi pribadi yang aktif dan kelompok produktif.

‘Ala kulli hal, saya ucapkan selamat bermusyawarah demi kepentingan yang lebih besar!


Lanjut membaca “Merombak Organisasi, Mewujudkan Progresivitas”  »»

KSLT 1 Komsat UNJ

>> Sunday, October 10, 2010


9/10/10 : Peserta KSLT 1 (DM 1) UNJ sedang mengikuti materi Peran Pemuda Islam yg disampaikan oleh Ust. Reza Miladi Fauzan, M.Si. (Kabid IV KAMMI Pusat)

Lanjut membaca “KSLT 1 Komsat UNJ”  »»

Secercah Pinta

>> Thursday, September 9, 2010

Selepas Ramadhan

Semoga mutiara Keimanan, Kesabaran, 
Mahabbah pada Allah SWT 
Senantiasa terpatri dalam diri
Selaras dng gelombang kehidupan yg tak pernah datar
Pada kesempatan ini ana ucapkan:
Taqobalallahu Minna wa Minkum
Minal Aidin wal Faidzin
Mohon Maaf Lahir Batin
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1431 H

Lanjut membaca “Secercah Pinta”  »»

Serundeng Daging Favorit Keluarga

>> Monday, August 30, 2010

Ada yang lain di rumahku ketika Ramadhan datang. Ya, setiap Ramadhan, ibuku selalu membuat menu spesial utk sahur. Apalagi kalau bukan serundeng daging. Makanan (lauk) yang terbuat dari kelapa dicampur potongan daging kecil-kecil.

Ibu memang paling bisa menghadirkan suasana kota kelahiranku, Gresik, di rumah kami. Walaupun kami tidak pulang di awal Ramadhan dan tidak bisa berkumpul bersama sanak saudara. Namun, suasana Gresik sedikit banyak terasa di rumah dengan menu-menu yang dibuat oleh ibu.

Berikut adalah resep pembuatan serundeng daging:

Bahan:
- Kelapa parut kering
- Daging dipotong kecil-kecil

Bumbu Halus:
- Bawang merah
- Bawang putih
- Ketumbar
- Merica
- Lengkuas
- Kunyit
- Kencur
- Daun jeruk
- Garam
- Gula pasir


Cara Membuat:
- Campurkan bahan dan bumbu halus, aduk rata.
- Sangrai hingga kering di atas wajan dengan api kecil. Selama disangrai aduk terus hingga matang.
- Setelah matang, masukkan serundeng daging ke dalam kotak makan atau toples, sehingga tahan lama (beberapa hari ke depan).

Serundeng daging pun siap disajikan bersama nasi hangat. :)


Nb: Selain daging, serundeng ini juga dapat dicampur dengan udang atau kerang. Sesuai selera.



Lanjut membaca “Serundeng Daging Favorit Keluarga”  »»

Pahingan Sedayu dalam Memori



Suasana pasar yang ramai sudah tak asing bagi saya. Di mana-mana pasar memang selalu ramai. Bukan pasar namanya kalau tidak ramai. Namun tetap saja ada yang berbeda setiap saya pulang kampung (baca: mudik) ke Gresik, terutama bila sedang di Sedayu.

Jarak pasar yang hanya beberapa langkah dari rumah nenek membuat saya selalu bersemangat untuk mengunjunginya setiap pagi. Padahal dari tahun ke tahun suasananya relatif sama, tidak ada perubahan signifikan. Meskipun demikian, kerinduan menginjakkan kaki di Pasar Mriyunan sungguh menguasai hati dan fikiran saya.


Seperti pasar pada umumnya, Pasar Mriyunan-Sedayu juga menjual berbagai lauk-pauk (terutama ikan laut), peralatan dapur, buah, peralatan kebersihan, dan berbagai panganan (jajanan tradisional). Perbedaannya bila di pasar-pasar umumnya menjual berbagai macam kebutuhan, termasuk buku, pakaian, dsb. Pasar Mriyunan tidak menyediakan hal-hal tsb setiap hari. Kita hanya bisa mendapatkannya saat Pasar Pahing atau dikenal dengan sebutan Pahingan . Disebut juga Hari Pasaran. Jatuhnya Pahingan ditentukan berdasarkan penanggalan Jawa.

Nah, Pahingan inilah yang selalu saya nantikan. Ada perasaan senang tersendiri ketika saya berkesempatan datang ke Pahingan. Pasar menjadi lebih ramai. Berbagai barang dijajakan di sana. Apapun ada. Tentu saja yang biasa dijual di pasar. Saking ramainya, bahkan untuk jalanpun susah.Kemacetan pun tak terelakkan lagi. Mulai dari len (baca: angkot), motor, truk bak, hingga becak; semua tumpah ruah di sana.

Saya jadi teringat, suatu ketika saya terpisah di pasar. Saat itu sedang Pahingan jadi suasananya ramai sekali. Daripada saya celingak-celinguk, akhirnya saya memutuskan pulang ke rumah.

Hal lain yang membuat saya senang bila Pahingan. Karena toko nenek saya juga akan lebih ramai. Biasanya nenek selalu mengajak saya untuk menemaninya menjaga toko. Sayang sekarang tokonya sudah dijual. Karena nenek sudah semakin renta. Walaupun begitu, satu hal yang pasti, kenangan itu kan tetap terpatri.

Bicara tentang Pahingan, saya sudah tak sabar utk mudik dan mengunjungi Pasar Mriyunan kembali. Semoga saja kebagian Pahingan.


Lanjut membaca “Pahingan Sedayu dalam Memori”  »»

Muhammad dalam Memori

>> Saturday, August 28, 2010

Saat kegelapan menyelubungi dunia
Kebejatan, kebobrokan merajalela
Kebuasan hukum rimba
Melanda umat manusia

Lahirlah engkau Muhammad putra Abdullah
Dari rahim seorang bunda Aminah
Di gurun tandus dalam ancaman
Abrahah

Yang datang menyerang bersama
pasukan gajah
tuk merebut bangunan suci Ka'bah
Pada dua belas Rabiul Awal
tahun Hijriyah

Getar senyumanmu mencairkan duka
sang bunda
Yang ditinggal suami tercinta
ke alam baqa
Tutur-katamu mengtebu merasuk sukma
Membuka tirai pekatnya kalbu manusia
Bagai terbiasnya malam gelap-gulita
Oleh munculnya mentari di ufuk sana
Menimpa ... dan menyinari ... mayapada

Bersama iman yang menancap dalam dada
Kau sebarkan benih-benih taqwa
Penghapus debu dekilnya api durjana
Yang menyeliputi tiap diri manusia
Tanpa peduli onak-duri, aral merintang
di hadapannya

Butir-butir mutiara ajarannya
laksana cahaya pelita
Memancar di depan penjuru dunia

Dan ...
Tatkala ditawarkan pada junjungan kita
Tentang kesenangan, kemewahan dan
kenikmatan dunia
Agar kau mandek menyampaikan risalah
kebenaran Tuhan Esa
Dengan mantapnya engkau berkata:
"Meskipun mentari kau letakkan di tangan
kananku
dan rembulan di tangan kiriku
ku kan tetap melaksanakan dakwahku
hingga ajal merenggut diriku"

Semangat juang diwarisi angkatan tua
hingga angkatan muda
yang dambakan adil makmur sentosa
Dengan ridlo sang maha pencipta
Karna kaulah manusia tauladan ...
pemimpin dunia


Karya: Agus Amirudin WR (Margasari)

Sumber: Kumpulan Puisi Islami, Majalah Sahabat




Lanjut membaca “Muhammad dalam Memori”  »»

Kasih Sayang Ibu

Ibu kau pembimbing kami
Kasih sayangmu kepada nakmu sungguh besar
Sungguh besar jasamu ibu
Kau pembimbing putra-putrimu

Ibu aku dibimbing sampai besar sungguh
mulia jasamu
Ibu akan kubalas jasamu dengan kebaikan
Ibu kan melahirkan aku dari kecil sampai besar
Kasihan kau ibu, kau telah melahirkan aku
dengan jerih payah

Sungguh besar jasamu ibu,
kau mulia, dan aku sejahtera
Ibu kau pelindungku
Terimalah doaku ibu
Tuhan
Selamatkanlah ibuku
Jauhkanlah dari mara bahaya
Berilah kami rizqi yang banyak
Ya Allah dengarlah doaku
Terimakasih ibu.


Karya: Dian Ardiani Alamzuar Nurdin (Purikembangan, Jakbar)

Sumber: Kumpulan Puisi Islami, Majalah Sahabat




Lanjut membaca “Kasih Sayang Ibu”  »»

Seiring Do'a

Kutinggalkan desa
untuk mencari ilmu
ku tinggalkan ibu
dengan penuh tangis
kutinggalkan ayah
dengan diiringi doa

Ayah... ibu
aku akan menuntut ilmu
untuk membahagiakan ayah dan ibu
ibu janganlah menangis
ayah doakan aku agar berhasil

Ayah... ibu
aku berjanji tak akan mengecewakanmu
kan kuingat selalu pada bekaluku dari desa
seiring doa penyelamat jiwa


Karya: Heliana Artanti (Menteng Atas, Jaksel)

Sumber: Kumpulan Puisi Islami, Majalah Sahabat



Lanjut membaca “Seiring Do'a”  »»

Pahlawan Islam

Kukan teringat selalu padamu
Oh, pahlawan Islam
Kala tubuhmu terkoyak
Oleh peluru yang jahanam

Tubuhmu bermandikan darah
Berselimut duka ...
dan ...
Sanak saudara kau tinggalkan

Kau adalah pahlawan Islam
Kau beruntung
Nyawamu diambil oleh Allah
Sewaktu kau berlaga di medanNya

Kusebut kau
Pahlawan pembeli agama yang sejati
dan aku akan meneruskan ...
perjuangan dan cita-citamu
Semoga Allah menenangkan kau
di alam baka.


Karya: Lulu Jamaludin (Banten, Serang)

Sumber: Kumpulan Puisi Islami, Majalah Sahabat



Lanjut membaca “Pahlawan Islam”  »»

Ustadzku

Setiap sore setelah maghrib
Dirimu datang tuk mengajariku
Dalam belajar dan menghafal
Ayat-ayat suci Al-Qur'an

Dirimu tak pernah bosan
Walaupun murid-muridmu
Ada yang sudah diajari
Dalam membaca dan menghafal

Ayat-ayat suci Al-Qur'an

Namun dirimu tak pernah gentar
Untuk mengajari murid-muridnya
Agar kelak mereka semua pandai
Dalam beribadah dan mencari ilmu

Ustadzku yang penuh pengabdian
Aku selalu berdoa agar
Allah selalu melimpahkan
Rizki dan keselamatan untukmu
Amien.

Karya: Ermawaty Susilo (Purworejo, Jateng)

Sumber: Kumpulan Puisi Islami, Majalah Sahabat)



Lanjut membaca “Ustadzku”  »»

Fungsi Mujahidin

Allahu Akbar, Allahu Akbar
karena Dialah jadi segala yang ada
Dia yang memberi nafas segala yang hidup
Tanpa diminta Dia beri

Manusia dan Jin Dia jadikan
hanya untuk ...
mengabdi ...
kepada Nya saja

Wajarlah ...
Mujahidin berkata:
biar tubuh berserakan
di cencang-cencang
di potong-potong
walau langit di atap dengan Jaker F-16 nya
membom-bardir
di segenap lurah dan bukit
semuanya itu
tak akan terasa
hidup atau mati
sama-sama berada di sisi Allah
Tujuan hidup hanyalah
mengabdi kepada Nya saja


Karya : Sukajadi (Pekanbaru)

Sumber : Kumpulan Puisi Islami, Majalah Sahabat



Lanjut membaca “Fungsi Mujahidin”  »»

Al Haq

Islam
Kau diturunkan di tengah-tengah keasingan
kedatanganMu mengejutkan umat manusia
Islam
Cahayamu menyinari semua kedloliman
kebenaranmu menuntun ke jalan yang lurus
Kau adalah agama yang benar
menuntun semua insan
menyirnakan semua kerusakan

Islam
Kau haq
Kau lurus
Islam
Hanya denganmulah keselamatan
bersamamulah kebahagiaan

Islam
Peluklah diri ini
dengan aqidahmu
dengan kebenaranmu
dengan kebahagiaanmu
Islam
Kaulah satu-satunya agama yang haq


Karya: Lathief Atsman (Ponpes Islam Al-Mukmin)

Sumber: Kumpulan Puisi Islami, Majalah Sahabat

Lanjut membaca “Al Haq”  »»

Selamat Jalan Nia

Innalillahi wa inna ilaihi raji'uun. Telah berpulang ke Rahmatullah, ananda:

Ania Ukhti Paramadina.

Smg amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan oleh-Nya. Amiin.





Lanjut membaca “Selamat Jalan Nia”  »»

Bulan Suci

>> Monday, August 9, 2010

Kami telah sampai di pintumu
Bulan penghulu dari segala bulan
Betapa besar dan agung rahmatMu
Di setiap langkah usia kami, Kau pertemukan

Bulan suci, bulan pengampunan
Dari tumpukan langkah yang terluka
Kami mohon kehadiratMu ya Tuhan
Kuatkan jasmani dan Rohani untuk beribadah

Bulan suci, bulan pendidikan
Membina rasa menghalau kemungkaran
Allah telah belenggu semua setan
Dan perlicin jalan untuk keimanan

Bulan suci, bulan penuh rahmat
Hanya ada sekali dalam setaun
Rindu kami mendamba setiap saat,
Sepanjang usia semoga kita tetap rukun


Karya: Mussollini (Siantar, Sumut)

Sumber: Kumpulan Puisi Islami, Majalah Sahabat

Lanjut membaca “Bulan Suci”  »»

Nenek Pemulung di Pulau Untung Jawa

>> Sunday, August 8, 2010

Perawakannya kecil. Di wajah dan dahinya tampak jelas kerutan tanda usianya sudah lanjut. Sambil menggendong karung plastik, dia berjalan menyusuri pantai Pulau Untung Jawa. Seorang diri. Nenek ini cekatan memunguti aneka benda plastik yang bertebaran di bibir pantai.

Satu, dua, tiga jam. Dia terus berjalan menyusur pantai, berharap ada limpahan “rezeki” berupa sampah plastik yang terbawa oleh ombak Laut Jawa. Sesekali dia rehat dengan berjongkok. Sudah pasti, dia sangat kelelahan.

“Nenek itu orang yang paling kasihan se Pulau ini, Mas…,” kata salah seorang penjual minuman keliling di pantai Pulau Untung Jawa.

Nenek itu sering disapa Nek Ami. Dia satu-satunya wanita sepuh yang berprofesi sebagai pengumpul plastik bekas di Pulau Untung Jawa. Di usianya yang sudah senja, dia masih berkutat dengan ketidakpastian hidup.

Dalam sehari, rata-rata dia berhasil mengumpulkan 2 kilogram sampah plastik yang kemudian dia jual Rp 2 ribu per kilonya. Sejak matahari mulai terbit, dia sudah berangkat ke “kantor”-nya di pantai. Dia mengacak-acak onggokan-onggokan sampah yang terbawa ombak.

“Nenek mah udah lahir lama sebelum merdeka, tong (Mas)…,” tuturnya. Itu berarti usianya sudah lebih dari 65 tahun. Bisa jadi 70 atau 80 tahun. Sambil asyik memilah sampah, dia bercerita bahwa di pulau ini tidak ada orang yang seperti dirinya.

“Orang pasti malu jadi tukang ngambilin ‘mainan’ (istilah dia untuk sampah plastik), tapi mau begimana? Nenek masih butuh makan, nggak ada yang ngejamin (menjamin),” ungkapnya.

Obrolan kami berlangsung singkat, karena sudah mau magrib. Nek Ami pamit pulang. Rumahnya ada di bagian belakang pulau. Sekira 10 meter di belakangnya terdapat hutan bakau yang berbatasan dengan laut lepas. Air di rumahnya pun asin. Rumah itu sangat sederhana. Di depannya terdapat bangku panjang sebagai tempat dia biasa selonjoran selepas bekerja.

Mari berhitung sederhana. Harga sampah Rp 2 ribu per kilogram. Bila Nek Ami ini hanya mampu “menghasilkan” 2 kilogram saja sehari, berarti penghasilannya tiap hari hanya Rp 4 ribu. Sebuah angka yang hanya cukup untuk membeli sepiring lontong sayur tanpa telur.

Namun, tidak terlihat kerisauan, kecemasan, atau keluh kesah di wajahnya. Salut. Nek Ami adalah sosok yang tetap punya wibawa, harga diri, dan martabat yang tinggi walaupun dia secara materi tergolong dhuafa. Tidak terucap sedikit pun kata mengiba-iba dari bibirnya.

“Yang penting bisa makan apa aja, masih bisa jalan, masih bisa ngeliat,” ujarnya lirih sambil mengunyah sirih yang jadi camilan favoritnya.

Nek Ami, boleh jadi miskin harta, tapi sungguh kaya jiwa. Nek Ami secara tidak langsung menjadi bagian dari usaha pelestarian lingkungan dengan menjadi pengumpul sampah. Subhanallah, hidup ini memang penuh hikmah. (Liputan Dompet Dhuafa)

foto ilustrasi: ferrari


Sumber: www.eramuslim.com



Lanjut membaca “Nenek Pemulung di Pulau Untung Jawa”  »»

Monyet

Seorang pemburu junior tampak kesulitan ingin menangkap monyet berekor panjang dalam keadaan hidup. Walau di hutan yang begitu banyak kelompok monyet berekor panjang, tetap saja si junior kehabisan akal. Pasalnya, monyet-monyet itu begitu gesit dan cekatan.

Seorang pemburu senior pun akhirnya menghampiri pemburu junior untuk memberikan trik khusus. “Sebenarnya, menangkap monyet jenis itu dalam keadaan hidup sangat mudah,” ucapnya memecah kebingungan sang junior.

Sang pemburu senior pun mengambil sebuah toples yang mirip sebuah botol. Bedanya, leher toples itu lebih besar sedikit dan lebih panjang dari leher botol.

“Untuk apa toples aneh ini?” ucap sang pemburu junior masih dalam keadaan bingung.

“Kamu tinggal meletakkan sebutir kacang ke dalam toples, dan memendam toples ini dalam tanah,” ucap sang pemburu senior sambil memberikan toples berisi kacang itu kepada si junior.

Setelah toples dipendam, mereka pun mengintip dari kejauhan. Benar saja, tak lama kemudian seekor monyet tampak mengendap-endap membaui kacang yang ada dalam toples. Setelah tangannya masuk ke toples, sang monyet menjerit-jerit. Sang monyet sudah masuk perangkap pemburu.

Mendapati itu, sang junior benar-benar keheranan dengan cara kerja perangkap monyet itu. ”Lho, kenapa monyet tidak bisa melepaskan tangannya, padahal sebelumnya ia bisa memasukkan tangannya ke dalam toples?” tanya sang junior.

”Itulah sifat monyet, saudaraku. Tangannya tidak bisa ia keluarkan dari toples, karena sang monyet tidak mau kehilangan sebutir kacang yang ada di genggamannya,” jelas sang pemburu senior.

**
Kalau kita mau bercermin dengan tingkah dan perilaku alam di sekitar kita, begitu banyak pelajaran yang bisa diambil.

Boleh jadi, tidak sedikit dari kita yang kehilangan rasionalitas demi ingin tetap menggenggam sesuatu yang sebenarnya kecil. Juga, tidak sedikit dari kita yang sulit menemukan luasnya akal sehat karena terkungkung dalam kerdilnya kebencian dan dendam. (muhammadnuh@eramuslim.com)


Sumber: www.eramuslim.com

Lanjut membaca “Monyet”  »»

Usai Penampakan Tiga Planet, Hujan Meteor Bakal Hiasi Langit Ramadan

>> Saturday, August 7, 2010



Hujan meteor perseid selalu berulang-ulang tiap tahunnya pada pertengahan bulan agustus. Puncaknya pada tanggal 12 Agustus tepatnya. Fenomena ini dapat dilihat dengan mata telanjang pada konstelasi perseus di timur laut. foto: blackpearl99.wordpress.com


TEMPO Interaktif, New York - Pengamat langit dimanjakan oleh rentenan fenonema alam pekan-pekan ini. Venus, Mars, dan Saturnus akan terus mejeng bareng menghiasi langit mulai sejam setelah Matahari terbenam sampai akhir malam.

Ketiga planet itu membentuk formasi segitiga dengan Venus, Sang Dewi Kecantikan, bersinar paling terang di titik bawah. Planet merah Mars mengiringinya di kiri atas dan Saturnus di sisi kanan. "Ketiganya bergerombol di area yang relatif kecil dan membentuk formasi yang memikat," ujar Joe Rao, astronom yang menulis untuk situs Space.com, Sabtu (7/8).

Venus, dia melanjutkan, mudah terlihat dengan mata telanjang hanya dengan memandang ke arah barat dan barat laut. "Mars dan Saturnus sulit, karena sinarnya cuma 1/150 dari Venus," kata Rao. Dia menganjurkan penggunaan teropong untuk bisa melihat formasi segitiga planet itu. "Tapi masyarakat di daerah pedesaan tidak akan kesulitan menemukan trio itu," katanya.

Venus, Mars dan Saturnus bakal mengakhiri penampilan bareng mereka, yang dimulai awal bulan lalu, pada 12 Agustus mendatang. Badan Antariksa Amerika Serikat NASA mengatakan planet itu menghilang di kegelapan langit sekitar pukul 10 malam.

Nah, saat itulah fenomena langit berikutnya menyusul: hujan meteor Perseid. Fenomena ini sebenarnya telah berlangsung sejak 17 Juli, namun mencapai puncaknya pada 12 Agustus, bertepatan dengan awal bulan suci Ramadan.

Hujan meteor Perseid muncul akibat serpihan ekor Komet Swift-Tuttle, yang melintasi Galaksi Bima Sakti 133 tahun sekali. "Bumi melewati garis orbitnya. Ketika memasuki lapisan atmosfir, serpihan ekor komet menguap, dan menciptakan meteor," kata Rao.

Jika cuaca mendukung, masyarakat bisa melihat hujan bintang jatuh di semua tempat. "Paling bagus lihat di langit yang gelap, jauh dari cahaya kota," ujarnya. Menurutnya, waktu terbaik untuk menyaksikan show spektakuler ini ada dua malam: Rabu 11 Agustus menjelang tengah malam sampai menjelang subuh Jumat 13 Agustus. "Pengamat langit yang sabar, didukung cuaca bagus, bisa melihat sampai 60 bintang jatuh per jam," kata Rao.

SPACE.COM | REZA M





Lanjut membaca “Usai Penampakan Tiga Planet, Hujan Meteor Bakal Hiasi Langit Ramadan”  »»

Selama Ramadan, Mesjid Disuplai Air Gratis

SABTU, 07 AGUSTUS 2010 | 20:10 WIB

TEMPO Interaktif, Makassar - Perusahaan Daerah Air Minum Kota Makassar akan memberikan pelayanan air secara gratis kepada seluruh pelanggan mesjid yang ada di Makassar, selama bulan suci Ramadan.

"Pelayanan air gratis tersebut terhitung penggunaan air selama bulan Agustus, pencatatan bulan September dan pembayaran bulan Oktober 2010," kata Juru Bicara Perusahaan Daerah Air Minum, Jufri Sakka kepada Tempo sore tadi.

Selain menyajikan pelayanan air gratis untuk mesjid-mesjid, kata Jufri, pihak perusahaan juga memberikan potongan harga 20 persen pada pelanggan baru. Masing-masing potongan biaya pemasangan golongan rumah tangga menengah dan golongan niaga kecil.

Biaya pemasangan sebelum potongan harga yaitu Rp 1,25 juta untuk rumah tangga golongan bawah, Rp 1,5 juta untuk rumah tangga menengah ke atas. Dan Rp 2 juta untuk tarif niaga kecil.

Menurut Jufri, pihak perusahaan memberikan keringanan pada masyarakat ini, juga dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-35 PDAM Makassar yang jatuh pada 9 Agustus nanti. "Keringanan pembayaran sambungan baru, berlaku 8 Agustus hingga 8 September," ujarnya.

Pada usianya yang sudah dewasa ini, perusahaan daerah air minum diharapkan bisa memberikan pelayanan yang semakin optimal dan memuaskan.

Adapun puncak peringatan ulang tahun PDAM Makassar akan digelar Senin lusa, dengan menggelar upacara yang dipimpin langsung Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin.

SUKMAWATI


Lanjut membaca “Selama Ramadan, Mesjid Disuplai Air Gratis”  »»

Inilah Beda Redenominasi dengan Sanering

>> Friday, August 6, 2010

TEMPO Interaktif, Jakarta -Untuk mencegah salah pengertian antara redenominasi dengan sanering, Bank Indonesia menjelaskan perbedaannya secara rinci. Begini rinciannya.

1. Pengertian.
Redenominasi adalah menyederhanakan denominasi (pecahan) mata uang menjadi pecahan lebih sedikit dengan cara mengurangi digit (angka nol) tanpa mengurangi nilai mata uang tersebut. Misal Rp 1.000 menjadi Rp 1.
Hal yang sama secara bersamaan dilakukan juga pada harga-harga barang, sehingga daya beli masyarakat tidak berubah.
Sanering adalah pemotongan daya beli masyarakat melalui pemotongan nilai uang. Hal yang sama tidak dilakukan pada harga-harga barang, sehingga daya beli masyarakat menurun.

2. Dampak bagi masyarakat.
Pada redenominasi, tidak ada kerugian karena daya beli tetap sama.


Pada sanering, menimbulkan banyak kerugian karena daya beli turun drastis.

3. Tujuan
Redenominasi bertujuan menyederhanakan pecahan uang agar lebih efisien dan nyaman dalam melakuan transaksi.Tujuan berikutnya, mempersiapkan kesetaraan ekonomi Indonesia dengan negara regional.

Sanering bertujuan mengurangi jumlah uang yang beredar akibat lonjakan harga-harga. Dilakukan karena terjadi hiperinflasi (inflasi yang sangat tinggi).

4. Nilai uang terhadap barang.
Pada redenominasi nilai uang terhadap barang tidak berubah, karena hanya cara penyebutan dan penulisan pecahan uang saja yang disesuaikan.

Pada sanering, nilai uang terhadap barang berubah menjadi lebih kecil, karena yang dipotong adalah nilainya.

5. Kondisi saat dilakukan.
Redenominasi dilakukans saat kondisi makro ekonomi stabil. Ekonomi tumbuh dan inflasi terkendali.

Sanering dilakukan dalam kondisi makro ekonomi tidak sehat, inflasi sangat tinggi (hiperinflasi).

6. Masa transisi
Redenominasi dipersiapkan secara matang dan terukur sampai masyarakat siap, agar tidak menimbulkan gejolak di masyarakat.

Sanering tidak ada masa transisi dan dilakukan secara tiba-tiba.

7. Contoh untuk harga 1 liter bensin seharga Rp 4.500 per liter.
Pada Redenominasi, bila terjadi redenominasi tiga digit (tiga angka nol), maka dengan uang sebanyak Rp 4,5 tetap dapat membeli 1 liter bensin. Karena harga 1 liter bensin juga dinyatakan dalam satuan pecahan yang sama (baru).

Pada Sanering, bila terjadi sanering per seribu rupiah, maka dengan Rp 4,5 hanya dapat membeli 1/1000 atau 0,001 liter bensin.



MARIA


Lanjut membaca “Inilah Beda Redenominasi dengan Sanering”  »»

Sekuntum Mawar dari Mawar Peradaban

>> Tuesday, July 20, 2010

Pagi ini ada pemandangan yang tak biasa. Serombongan anak kecil, yang baru duduk di Taman Kanak-Kanak (TK) serentak membagi-bagikan sekuntum mawar merah yang terbuat dari kertas. Mereka membagikan ke setiap pejalan kaki yang melintas di dekat mereka.
Dari jendela bus, aku memandangi aktivitas mereka. Ditemani oleh orang tua dan gurunya, mereka antusias membagikan mawar-mawar itu. Tanpa mereka sadari bahwa mereka adalah mawar-mawar peradaban, mawar-mawar Indonesia tercinta, yang senantiasa memberikan keharumannya bagi negeri.

Lanjut membaca “Sekuntum Mawar dari Mawar Peradaban”  »»

Untaian Kata untuk Pengantin

>> Saturday, July 10, 2010

(Utk Ita + Syahrul,
Atika + Amika,
Midah+Yulizar, Retno+Joko, dan para pengantin baru)

Dari satu titik, Kalian jalin janji suci.
Rajut kisah, gapai kemuliaan.


Di atas sajadah syukur, Kalian bergandeng tangan.
Kembangkan layar, kayuh bahtera.
Terjang gelombang, selami samudera.
Bersama mentari, rembulan, dan bening embun.

Dinaungi doa sepanjang musim, Kalian syahadahkan tekad putih.
Gores dzarah cemerlang peradaban.
Merangkai hikmah keabadian.

Dengan Cinta, Iman, Satu Tujuan.

Barakallah laka wa baraka alaika wa jama'a bainakumma fii khair....

Lanjut membaca “Untaian Kata untuk Pengantin”  »»

KAMMI Kutuk Penyerangan Israel

>> Thursday, June 3, 2010


Author: Rijalul Imam (Ketum PP KAMMI)

VIVAnews - Kebiadaban dan kekejaman isreal dalam menindas rakyat Palestina kian lama kian tak bisa dipahami oleh akal sehat. Bahkan sejak awal penindasan itu memang tidak bisa diterima akal sehat, tidak bisa diberi pembenaran dan israel telah menunjukkan bahwa mereka sungguh tidak memiliki martabat kemanusiaan.

Sejak semula, rakyat Palestina sebagai representasi umat islam, adalah pemilik sah tanah suci Baitul Maqdis dan wilayah sekitarnya sebelum secara semena-mena diinvasi dan diduduki oleh Israel dengan dukungan Eropa dan Amerika Serikat.

Sejak penghancuran Gaza lebih setahun silam yang memakan korban lebih dari 1000 rakyat Palestina, bukannya berhenti, Israel malah semakin menjadi-jadi dengan memblokade total akses rakyat Palestina khususnya di Gaza ke dunia luar.

Alasan blokade Israel sungguh tidak bisa dibenarkan, karena Israel ingin menghancurkan HAMAS, gerakan pembebasan Palestina dari penjajahan Israel. Penduduk Gaza selama ini telah hidup dalam isolasi penindasan yang kejam oleh Israel la’natullah yang sedikitpun tak menunjukkan sifat-sifat kemanusiaan. Tak bisa dibayangkan bagaimana kehidupan rakyat Gaza Pelestina saat ini.

Sampai pada titik tertentu, penduduk Gaza terpaksa menggali terowongan sempit yang jelas-jelas membahayakan keselamatan mereka untuk membuat akses dengan dunia luar agar bisa mendapatkan kebutuhan pokok: makanan, air, dan lainnya.

Penderitaan mereka tidak hanya sampai di situ, negara tetangga mereka yang seharusnya menjadi penolong mereka terdekat, mesir, bukannya menolong tapi malah membantu kebiadaban Israel dengan membangun tembok di perbatasan kedua Negara, Mesir-Palestina hingga semakin terisolirlah rakyat Gaza.

Angin segar kemudian datang dari Mavi Marmara, armada kapal para relawan yang membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza. Di tengah blokade, mereka membawa bantuan yang sangat penting artinya bagi kehidupan rakyat Gaza, Palestina, lewat jalur laut (karena jalur lain sudah diblokade penuh Israel).

Namun, Israel kembali menunjukkan tabiat biadabnya dengan menembaki dan menyerang armada bantuan kemanusiaan yang sebenarnya masih berada di wilayah laut internasional. Kabar terakhir mengatakan 19 orang tewas termasuk satu orang warga Negara Indonesia yang masuk dalam tim relawan tersebut. Saat ini nasib para relawan masih tidak jelas setelah mereka ditahan di Israel.

Kebiadaban Isreal sudah melampaui batas, dan mereka pikir tak ada yang bisa menghentikan mereka. Jika umat Islam masih saparatis dan parsial dalam menyikapi kebiadaban Israel, jika penguasa di negeri-negeri Islam masih bersekutu dan berada di bawah dikte amerika serikat dan Israel, jika penguasa negeri-negeri Islam cuma bisa bicara tanpa bertindak, atau yang lebih menyedihkannya lagi, jika umat Islam cuma bisa diam, maka Israel sepenuhnya benar, bahwa mereka tak terhentikan.

Perlu penyikapan yang tegas dari umat Islam dan siapapun yang tidak setuju dengan adanya pendudukan dan penindasan Israel terhadap rakyat Palestina. Dan KAMMI, dengan segala keterbatasan yang ada pada kami, menyatakan sikap:

Mengutuk keras serangan tentara Israel kepada kapal misi kemanusiaan ”Mavi Marmara” yang mengangkat kebutuhan hidup warga Gaza diwilayah internal perairan laut.

Penyerangan tentara Israel terhadap kapa kemanusiaan di perairan laut Internal merupakan bentuk pelecehan Negara Zionis Israel terhadap Hukum Internasional.

KAMMI menyerukan Pembebasan Total dan Blokade Negara Israel terhadap penduduk jalur Gaza Palestina. Seret Israel ke Mahkamah Internasional dan dihukum atas kejahatan seluruh kejahatan kemanusiaan yang mereka lakukan.

Menyerukan kepada dunia internasional umumnya dan dunia Islam khususnya untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel selama Negara tersebut tidak menghargai nilai-nilai kemanusiaan dan menghormati hukum Internasional.

Kami berkomitmen untuk senantiasa mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk memperjuangkan kemerdekaannya dan menegakkan Islam di tanah Al Quds dengan menyerukan aksi diseluruh Indonesia dan menggalang bantuan untuk mereka.

Demikian pernyataan sikap ini kami buat. Cukuplah Allah sebagai penolong, Pelindung dan Penjamin bagi kaum muslimin semuanya. (umi)

• VIVAnews

Lanjut membaca “KAMMI Kutuk Penyerangan Israel”  »»

KAMMI Kutuk Serangan Israel!

JAKARTA - Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) mengutuk keras penyerangan Israel terhadap kapal kemanusiaan Freedom Flotilla Mavi Marmara, pada Senin 31 Mei kemarin.

Kapal Mavi Marmara membawa bantuan kemanusiaan untuk Palestina dan relawan dari sekira 50 negara, lima di antaranya wartawan dari Indonesia. Sebelum sampai Palestina, kapal ini diserang Israel sehingga membuat sekira 19 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka.

Dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Selasa (1/5/2010), KAMMI menegaskan rasa peduli saja tidak cukup untuk menyelesaikan masalah ini. Kontribusi dalam bentuk apapun, baik melalui doa, mempublikasikan masalah penyerangan Isarel kepada teman-teman dan keluarga, serta memberikan amal terbaik untuk Palestina perlu segera dilakukan.

"KAMMI menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk ambil bagian dalam mengkampanyekan penghapusan segala bentuk penjajahan di atas dunia ini, sesuai dengan semangat UUD 1945 “…penjajahan di atas dunia ini harus dihapuskan…,” demikian pernyataan sikap mereka.

KAMMI juga mengutuk keras penyerangan kapal kemanusiaan freedom flotilla ‘Mavi Marimara’ yang beranggotakan relawan kemanusiaan lebih dari 50 negara sedunia. Selain itu, KAMMI pun mengecam Mesir untuk membuka blokade perbatasan Mesir-Palestina untuk memberikan bantuan korban kekejian zionis Yahudi di Gaza.

KAMMI mengingatkan muslim di Indonesia untuk menjadikan Palestina sebagai prioritas utama. Sebab Palestina merupakan negara yang dimuliakan Allah, tempat kiblat pertama umat Islam, dan tempat kelahiran Nabi pilihan. KAMMI mengajak muslim Indonesia untuk segera bergabung dengan komunitas yang konsisten terhadap perjuangan masalah ini.
(rhs)

Sumber: http://okezone.com

Lanjut membaca “KAMMI Kutuk Serangan Israel!”  »»

Unjuk Rasa di Berbagai Daerah Kutuk Israel

Rabu, 2 Juni 2010

JAKARTA (Suara Karya): Aksi unjuk rasa mengecam dan mengutuk Israel bbermunculan di Jakarta dan berbagai wilayah Indonesia terkait penyerangan pasukan negeri Zionis itu terhadap kapal pembawa bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina.

Ekspresi kebencian para pengunjuk rasa diungkapkan juga antara lain dengan membakar bendera Israel seperti yang terlihat di Batam dan Bandung. Demo antara lain terjadi di Tasikmalaya, Banda Aceh, Pamekasan, Solo, Makassar, Palembang, dan Pontianak.

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Batam bersama kelompok mahasiswa lain membakar bendera Israel dalam aksi unjuk rasa, Selasa.
"Pembakaran bendera sebagai lambang rasa marah kami kepada Israel," kata Koordinator Lapangan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Batam, Armat Juang.
Pembakaran bendera Israel itu dilakukan dalam rangkaian aksi teatrikal mahasiswa yang menggambarkan kapal pembawa bahan bantuan kemanusiaan yang kemudian diserang tentara Israel.
Selain aksi membakar bendera Israel, mahasiswa yang tergabung dalam KAMMI, BEM Fakultas Teknik Universits Maritim Raja Ali Haji, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan lainnya, juga mengumpulkan sumbangan untuk masyarakat Palestina.

Para mahasiswa juga menyatakan prihatin atas langkah negara-negara Arab dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang tidak melakukan tindakan konkret.
"Selama ini negara-negara Arab dan PBB tidak melakukan apa-apa, sampai kapal sukarelawan yang terkumpul dari 50 negara berangkat ke Palestina," katanya.

Pemerintah Indonesia, kata dia, harus bertindak konkret, terlebih ada 12 warga negara Indonesia yang berada dalam kapal itu.
Seperti diketahui, Kapal Mavi Marmara pembawa sekitar 750 aktivis dan sukarelawan yang terkumpul dari 50 negara diserang tentara Israel di Laut Mediterania dalam perjalanan menuju Gaza, Palestina, Senin (31/5). Sedikitnya 19 sukarelawan dilaporkan tewas.

Sementara itu, ratusan mahasiswa Bandung yang tergabung dalam Solidaritas Kemanusiaan untuk Palestina membakar bendera Israel dalam unjuk rasa di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Selasa. Sebelum membakar replika bendera tersebut, massa menginjak-injak lambang negara Israel itu.

Dalam aksi itu massa juga membawa puluhan spanduk bertuliskan dukungan untuk bangsa Palestina serta bendera Palestina. Koordinator Aksi Solidaritas Kemanusiaan untuk Palestina Andriyana menuturkan, penyerangan terhadap sukarelawan kemanusiaan tersebut merupakan sebuah tragedi kemanusiaan dunia.
Di Jakarta, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menggelar aksi di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa, dengan tuntutan mengutuk Israel dan menolak kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama.

Banyak spanduk dalam demo yang berisi kata-kata "Ganyang Israel, Tolak Obama". Selain itu, terdapat poster lainnya yang berbunyi "Wipe Out Zionist State" dan "SBY, Tolak Obama, Kirim Pasukan ke Palestina".
Menurut orator HTI, Salman Al Farisi, Obama merupakan sekutu Israel dan sepatutnya untuk tidak diterima di Indonesia yang mendukung kemerdekaan Palestina.
Sekitar 1.000 mahasiswa berunjuk rasa pula di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa siang, mengutuk Israel yang menyerang sukarelawan di Kapal Mavi Marmara yang membawa bantuan bagi warga Gaza, Palestina.

Para mahasiswa tersebut antara lain dari Universitas Indonesia dan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Jakarta (Unija), dan Universitas Bung Karno. Para mahasiswa tersebut mengusung tema aksi "No Blood for Humanitarian Aids" (tidak ada darah bagi bantuan kemanusiaan).
Beberapa dari mereka bergantian berorasi di atas truk. Sedangkan sebagian besar lainnya mengibarkan spanduk dan bendera Palestina yang berwarna hitam-putih-hijau-merah. (Andira/Agus Dinar/Ant/Dwi Putro AA)


Sumber: http://bataviase.co.id

Lanjut membaca “Unjuk Rasa di Berbagai Daerah Kutuk Israel”  »»

Relawan Indonesia Tiba di Amman

Metrotvnews.com, Amman: Sebanyak 124 aktivis kemanusiaan yang selamat dari kapal Mavi Marmara, sudah dideportasi oleh Israel. Mereka adalah aktivis yang berasal dari negara-negara muslim, yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, termasuk Indonesia.

Rombongan tiba di Amman, Yordania, setelah sempat ditahan oleh tentara Israel. Selanjutnya para aktivis dan wartawan ini akan diterbangkan ke negara masing-masing.

Dalam rombongan ini terdapat 12 relawan Indonesia. Satu dari 12 relawan Indonesia, adalah Muhendri Muchtar, Wakil Ketua Komite Indonesia untuk Solidaritas Rakyat Palestina (KISPA). Dalam misi kemanusiaan untuk Palestina ini, KISPA mengirim 4 relawan mereka, selain Muhendri yakni Ferry Nur (Ketua KISPA), Okvianto Baharudin dan Hardjito Warno.

Muhendri membantah pernyataan Israel yang mengatakan penyerangan itu untuk membela diri. Muhendri memastikan penyerangan itu dilakukan Israel saat aktivis sedang melakukan sembahyang subuh.

Selain empat relawan KISPA, relawan Indonesia lainnya yang tergabung dalam misi kemanusiaan untuk Palestina ini antara lain, dari Sahabat Al Aqsha bekerja sama dengan Hidayatullah sebanyak 3 orang dan MER-C sebanyak 5 orang. Sahabat Al Aqsha mengirim Dzikrullah Ramudya, Surya Fahrizal, dan Santi Soekanto. Sedangkan MER-C mengirim Nur Fitri Moeslim Taher (Ketua Tim), dokter Arief Rachman, Abdillah Onim (Logistik dan Penerjemah, Nur Ikhwan Abadi (Insinyur), dan Muhammad Yasin (Jurnalis tvOne).(DSY)


Sumber: http://www.metrotvnews.com

Lanjut membaca “Relawan Indonesia Tiba di Amman”  »»

Liga Arab Desak PBB Akhiri Blokade Israel

Internasional / Kamis, 3 Juni 2010 10:28 WIB

Metrotvnews.com, Kairo: Negara-negara Arab meminta Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk mengakhiri blokade Israel terhadap Gaza. "Liga Arab akan mendatangi Dewan Keamanan dan minta blokade terhadap Gaza dicabut," kata Sekretaris Jenderal Liga Arab, Amr Moussa, setelah bertemu dengan sejumlah menteri untuk membahas serangan Israel atas armada bantuan kemanusiaan ke Gaza, Palestina.

Pasukan komando negara Yahudi tersebut menyerang armada kapal bantuan kemanusiaan di perairan internasional. Dalam perlayaran menuju Gaza, Kapal Mavi Marmara, salah satu dari armada itu, diserang militer Israel. Akibatnya, 19 orang tewas dan sejumlah aktivias lainnya luka-luka. Kapal dan semua aktivis pro-Palestina yang berada di kapal ditahan di Israel. Sejak Rabu kemarin mereka dipulangkan ke negara asal.

Wakil Presiden Amerika Serikat Joe Biden, Rabu (2/6), menyatakan dukungannya kepada Israel yang menyerang kapal-kapal tersebut. Biden berdalih, hal itu untuk mencegah penyelundupan senjata. Di sisi lain, Washington juga menyatakan prihatin atas situasi buruk rakyat Palestina di Gaza. (Ant/DOR)


Sumber: http://www.metrotvnews.com



Lanjut membaca “Liga Arab Desak PBB Akhiri Blokade Israel”  »»

Palestina Berkabung Tiga Hari

>> Wednesday, June 2, 2010

RABU, 02 JUNI 2010 | 01:35 WITA | 67327 HITS

Palestina Berkabung Tiga Hari
Lanjutan Israel Bantai Relawan Kemanusiaan



YERUSALEM -- Serangan tentara Israel ke kapal misi kemanusiaan Palestina, Mavi Marmara, menewaskan 19 orang dan melukai 50 lainnya. Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyebut tragedi itu sebagai pembantaian.


Seperti dilansir Associated Press, Selasa 1 Juni, Mahmoud Abbas menyatakan bela sungkawa mendalam atas tragedi penyerangan brutal dan berdarah terhadap relawan kemanusiaan.

Abbas juga mengumumkan tiga hari berkabung atas tragedi serangan ke kapal yang mengangkut 10 ribu ton bahan bantuan ke Palestina itu. Ia juga memerintahkan warga Palestina untuk memasang bendera setengah tiang selama tiga hari.

Serangan Israel kemarin pagi itu juga dikecam keras Turki. Menteri Luar Negeri Turki Ahmet Davutoglu mensinyalir serangan itu dilancarkan atas perintah dari pemerintah Israel. Turki menuntut permohonan maaf resmi dari Israel atas tragedi itu dan membuka blokade.

Kecaman juga datang dari Ismail Haniyeh, pemimpin Hamas di Gaza. Haniyeh mendesak Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki-moon untuk segera turun tangan menangani kasus ini.

Kapal Mavi Marmara yang ditembaki helikopter Israel membawa sekitar 563 relawan dari 31 negara. Partisipan terbanyak berasal dari Turki, berjumlah 369 orang.

Relawan dari negara lain berjumlah sekitar 194 orang. Mereka berasal dari Inggris, Kuwait, Amerika, Algeria, Malaysia, Indonesia, Yordania, Yaman, Belgia, Spanyol, Mauritania, Macedonia, Jerman, Bahrain, Australia, Palestina, Maroko, Swedia, Kosovo, Mesir, Yunani, Irlandia, Itali, Kanada, Siria, Lebanon, Oman, Pakistan, Afrika Selatan, Israel, dan Perancis.

Sebanyak 12 warga negara Indonesia berada di kapal itu. Hingga kini, kapal Mavi Marmara digiring tentara Israel ke Ashdod. Korban luka dan tewas sudah dibawa ke Rumah Sakit Haifa. (bs)


Sumber: http://metronews.fajar.co.id

Lanjut membaca “Palestina Berkabung Tiga Hari”  »»

Foto Penyerangan Tentara Israel terhadap Kapal Mavi Marmara

Penyerangan yang dilakukan tentara Zionis Israel terhadap kapal pengangkut relawan dan bantuan kemanusiaan Mavi Marmara untuk rakyat Palestina menghambat proses pemberian bantuan tersebut ke jalur Gaza. Akibat dari penyerangan tersebut, setidaknya saat ini 19 orang tewas akibat tragedi penyerangan Israel tersebut. Namun pihak Israel mengatakan bahwa hanya 9 orang saja yang tewas.

Tentu saja pengakuan negara munafik ini sulit dipercaya, apalagi alasan lucu dan tidak masuk akal mereka yang menyatakan bahwa serangan tentara mereka hanya untuk membela diri sementara mereka menyerang di wilayah perairan internasional. Sementara itu dari kapal relawan sama sekali tidak ditemukan senjata. Kapal tersebut hanya berisi relawan sipil dan bantuan untuk Palestina yang bertolak dari Turki.

Dalam kapal Mavi Marmara tersebut setidaknya ada 12 warga WNI yaitu relawan Mer-C (Medical Emergency Rescue Committee ) Indonesia yang dipimpin oleh Nur Fitri Moeslim Taher termasuk salah satu reporter dari TvOne yang meliput langsung tragedi penyerangan kapal Mavi Marmara tersebut. Berikut ini adalah nama – nama warga WNI yang saat ini ditahan oleh Israel terkutuk tersebut.

Dari Mer-C:

Nur Fitri Moeslim Taher (Ketua Tim)
dr Arief Rachman
Abdillah Onim
Nur Ikhwan Abadi
Muhammad Yasin (Jurnalis TV One)
Dari Kispa:

H Ferry Nur (Ketua Kispa)
Muhendri Muchtar (Wakil Ketua Kispa)
Okvianto Baharudin
Hardjito Warno
Dari Sahabat Al Aqsha – Hidayatullah:

Dzikrullah Ramudya
Surya Fahrizal
Santi Soekanto


Berikut ini adalah foto dari penyerangan tentara zionis Israel terhadap kapal Mavi Marmara yang menyalurkan bantuan serta mengangkut relawan kemanusiaan.



Semoga rakyat Palestina diberi kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi ujian ini dan tentara zionis Israel segera bertobat dan masuk Islam setidaknya. Amin.



Sumber: http://handokotantra.net


Lanjut membaca “Foto Penyerangan Tentara Israel terhadap Kapal Mavi Marmara”  »»

Pembagian Konsonan

>> Monday, May 17, 2010

Pembagian konsonan dibagi menjadi empat, yaitu:
1.Berdasarkan Artikulator dan Titik Artikulasi
bilabial : b, p, m, w
palatal : c, j, ny, y
velar : k, g, kh, ng
dental : t, d, n
Fonem yang sedaerah artikulasi sidebut homorgan.

2.Berdasarkan Jalan Keluar Udara
bunyi oral : p, b, w, r, dsb.
bunyi nasal : m, n, ng, ny

3.Berdasarkan Halangan yang Dijumpai Saat Udara Keluar
hambatan/stop : p, b, k, t, d
frikatif/geser : f, v
spiran/desis : s, z, sy
trill/getar : r
lateral : l

4.Berdasarkan Turut Tidaknya Pita Suara Bergetar
bersuara : b, c, d, f, g, h, dst.
Tidak bersuara : k, t, p, s

Selain fonem, juga harus diketahui:
a. Huruf (lambang fonem)
b. Suku kata (kata yang dipenggal).
c. Diagraf (dua huruf satu fonem), yaitu ai, oi, au, ng, ny, sy, kh
d. Diafon (satu huruf dua fonem), contoh: mental, apel


Nb: Diambil dari berbagai sumber.


Lanjut membaca “Pembagian Konsonan”  »»

Gejala Perubahan Fonem

Gejala perubahan fonem terbagi atas 12 jenis, yaitu:
1.PEP (Penambahan) dan ASA (Pengurangan)
Contoh:
- Nyah -> enyah (penambahan [e] di awal)
- lamp -> lampu (penambahan [u] di akhir)  

2.Disimilasi
adalah pergantian atau penghilangan fonem yang seartikulasi; fonem yang sama dijadikan tidak sama.
Contoh:
- sajjana -> sarjana
- saptu -> sabtu


3.Asimilasi
adalah pergantian fonem karena pengaruh fonem sekitarnya; fonem tidak sama dijadikan sama.
Contoh:
- al salam -> assalam
- inpor -> impor
- me + pukul -> memukul


4.Metatesis
adalah pertukaran tempat atau etak fonem dalam sebuah kata.
Contoh:
- serap -> resap
- kelikir -> kerikil


5.Haplologi
adalah penghilangan sebuah suku kata di tengah kata.
Contoh:
- budhidaya -> budaya
- mahardika -> merdeka

6.Kontraksi
adalah pemendekan dua kata atau lebih.
Contoh:
- tapian na uli -> tapanuli


7.Diftongisasi
adalah proses peubahan satu vokal menjadi diftong.
Contoh:
- sentosa -> sentausa
- pulo -> pulau


8. Monoftongisasi
adalah perubahan diftong menjadi satu vokal.
Contoh:
- pulau -> pulo
- satai -> sate


9.Sandi
adalah dua vokal berurut yang lebur menjadi satu vokal baru.
Contoh:
- pesantrian -> pesantren


10.Adaptasi
adalah penyesuaian bentuk.
Contoh:
- driver -> sopir
- goal -> gol
- download -> unduh


11.Analogi
adalah pembentukan kata berdasarkan kata yang sudah ada.
Contoh:
- sastrawan -> sastrawati

12.Hiperkorek
adalah mencoba membetulkan kata yang tepat sehingga menjadi salah.
Contoh:
- surga -> syurga
- pihak -> fihak


Nb: Diambil dari berbagai sumber.

Lanjut membaca “Gejala Perubahan Fonem”  »»

Fonologi

Fonologi ialah ilmu yang mempelajari bunyi bahasa secara umum. Ilmu ini terbagi dalam dua bidag, yaitu Fonetik dan Fonemik.

Fonetik adalah ilmu yang menyelidiki bunyi bahasa tanpa memperhatikan fungsinya sebagai pembeda makna. Ilnu ini membahas tentang bunyi ujaran yang dihasilkan oleh alat ucap manusia.
Contoh:
- Perbedaan pengucapan /a/ pada kata bunga dan bila
- Variasi bunyi /e/ pada lewat dan lekat
Varian bunyi tanpa menimbulkan perbedaan makna disebut alofon.

Fonetik terbagi menjadi tiga, yaitu:
1.Fonetik auditoris, mempelajari cara penerimaan bunyi oleh telinga penanggap tutur (lebih banyak digunakan dalam ilmu kedokteran).
2.Fonetik artikulasi, mempelajari bagaimana alat ucap manusia menghasilkan bunyi (bidang linguistik).
3.Fonetik akustik, mempelajari ciri-ciri bunyi bahasa dan peristiwa fisis.

Sedangkan Fonemik adalah ilmu yang menyelidiki bunyi bahasa dengan memperhatikan fungsinya sebagai pembeda makna.
Contoh:
- Pebedaan antara /i/ dan /e/ pada kata silat dan selat.
- Perbedaan antara /e/ dan /a/ pada kata dera dan dara.

Selain hal di atas, tentu kita tak asing dengan itilah fonem. Fonem adalah kesatuan bunyi yang dapat membedakan makna. Fonem terbagi menjadi tiga, yaitu Vokal, Semivokal, dan Konsonan.

Nb: Diambil dari berbagai sumber.

Lanjut membaca “Fonologi”  »»

[Ringkasan Cerita] Bawuk

BAWUK

(Karya Umar Kayam)


Bawuk, putri bungsu keluarga Suryo, putri seorang onder, priyayi Jawa, sejak kecil telah mununjukkan sifat-sifat kerakyatan, berbeda dengan keempat kakaknya. Hal ini tampak dalam sikapnya yang menghargai para pembantunya. Semasa remaja, ia seorang gadis lincah dan periang, namun berbudi halus. Hanya Bawuk seorang yang memahami kepedihan ibunya, yang terpaksa melihat suaminya tenggelam dalam pelukan ledek, dalam suatu pesta di kabupaten.

Setelah dewasa, Bawuk berkenalan dengan Hassan, seorang aktivis partai Komunis. Kemudian mereka menikah dan mempunyai seorang putri dan seorang putra. Ketika peristiwa G 30 S meletus, Hassan ikut terlibat dan terus dikejar tentara. Maka Bawuk beserta kedua anaknya terpaksa pindah dari suatu kota ke kota lain untuk mengikuti gerakan suaminya yang terpaksa terus melarikan diri dari kejaran tentara.

Akhirnya, Bawuk mengambil keputusan. Ia datang ke kota tempat tinggal ibunya, untuk menitipkan kedua anaknya. Tak mungkin ia membawa-bawa kedua anaknya dalam pelarian itu. Kedua anak itu membutuhkan hidup yang layak, bersekolah dengan tenang. Di rumah ibunya, Bawuk disambut oleh keempat kakak beserta ipar-iparnya yang telah mapan: seorang brigjen, seorang dosen di ITB, dirjen di salah satu departemen, dan seorang dosen lagi dari Gajah Mada. Mereka terus membujuk Bawuk agar tetap tinggal di kota itu. Namun Bawuk telah berketetapan hati untuk terus mencari suaminya. Dengan tegar, ia menjelaskan bahwa sebagai istri, ia tetap harus menemui suaminya. Hanya saja kedua anaknya dititipkan pada ibunya. Semua kakaknya sulit menerima keputusan itu, hanya sang ibu yang dapat memahami keputusan Bawuk.
Cerita ditutup dengan suara sayup anak-anak Bawuk yang sedang belajar mengaji. Bu Suryo membaca di surat kabar bahwa G 30 S telah ditumpas dan Hassan, menantunya adalah salah seorang yang diberitakan telah tertembak mati, tapi Bawuk tak ketahuan rimbanya.

Lanjut membaca “[Ringkasan Cerita] Bawuk”  »»

Hierarki Bahasa

Hierarki bahasa terdiri atas lima unsur (dari yang terkecil sampai terbesar), yaitu:
- Fonem, adalah satuan bahasa terkecil yang mengandung bunyi dan dapat membedakan makna. Fonem juga berarti kesatuan bunyi yang dapat membedakan makna.

- Morfem, adalah satuan bahasa terkecil yang mengandung makna. Secara sederhana dibagi dua, yakni: morfem bebas dan terikat. Morfem juga berarti bentuk linguistik terkecil (bagian morfologi) yang bermakna leksikal atau gramatikal sebagai pembentuk kata yang lebih kompleks.

- Kata, adalah satuan bahasa terkecil yang memiliki makna dan mampu berdiri sendiri dalam sebuah kalimat.

- Frasa, adalah satuan bahasa yang dibangun dari dua kata atau lebih, yang tidak memiliki ciri predikat. Disebut juga kelompok kata.

- Klausa, adalah satuan bahasa yang memiliki minimal dua unsur inti, yaitu: subjek dan predikat, merupakan informasi yang belum selesai.

- Kalimat, adalah satuan bahasa yang paling sedikit mempunyai dua unsur inti dan memiliki informasi yang sudah selesai (tuntas). Ditandai dengan intonasi akhir.

- Wacana, adalah satuan bahasa yang komunikatif, otonom, dan memiliki pesan yang jelas. Panjangnya tidak ditentukan, bisa satu kata, artikel, atau buku.


Nb: Diambil dari berbagai sumber.


Lanjut membaca “Hierarki Bahasa”  »»

Bingkisan Sahabat

>> Sunday, May 16, 2010

Antara Bogor dan Jember
Ada jarak yang memisahkan kita
Tapi hati ini telah terpaut indahnya Rabithah
Asa ini kan selalu membara
Tak kenal menyerah
Mencari peluang untuk bersua

Untaian kata di atas merupakan sms dari sahabat saya yang berada di Jember. Ya, dia memang selalu mewarnai hari-hari saya dengan kata mutiara yang dikirim via sms. Tak hanya itu, beberapa waktu lalu, dia juga mengirimkan sebuah bingkisan ke rumah saya. Katanya sebagai hadiah milad saya.

Sebuah keranjang kecil dan bantal kecil berentuk hati buatan tangannya, gelang pink, kalung berliontin hati, dan sebuah bros pink berbentuk hati; adalah bingkisan yang dia berikan kepada saya. Subhanallah... betapa senangnya saya menerima bingkisan itu :-). Bukan karena jumlah/nilainya, melainkan karena ketulusannya yang terwakilkan oleh bingkisan itu.

Saya pun teringat awal perkenalan kami. Kami bertemu secara tak sengaja karena sama-sama aktif di sebuah milis. Kemudian kami berkenalan dan berkomunikasi. Ternyata kami memiliki berbagai kesamaan. Di antaranya id yang sama, nama panggilan yang mirip, sampai bulan kelahiran yang sama.

Sudah tentu kesamaan di atas turut andil dalam mempererat ukhuwah di antara kami. Namun lebih dari itu, semua adalah skenario Sang Maha Pembuat Skenario Kehidupan Manusia, yaitu Allah SWT.

Walaupun sampai detik ini, kami belum pernah bersua. Hal itu tidak mengurangi ukhuwah Islamiyah di antara kami.

Subhanallah... indahnya ukhuwah Islamiyah ^_^.


Lanjut membaca “Bingkisan Sahabat”  »»

Nostalgia SMP (Lagu Daerah Bagian 2)

Alhamdulillah... tadi ada salah seorang teman MP (biangla2hati) yang memberitahukan lirik lagu 'Teu Honcewanng.' Kira-kira berikut adalah liriknya:

teu honcewang, sumoreang
tekadna pahlawan bangsa
cadu mundur, pantang mulang
mun maksud tacan laksana
berjuang keur lemah cai
Lali rabi tur tega pati
Taya basa menta pamulang tarima
Ihlas rido keur korban merdeka


Saya jadi kembali teringat saat guru saya menjelaskan tt lagu di atas. Kalu tidak salah ada kaitannya dengan pahlawan, pengorbanan, dan perjuangan demi bangsa dan negara.

Lanjut membaca “Nostalgia SMP (Lagu Daerah Bagian 2)”  »»

Antara Sodet, HP, dan Pencurian

Apa yang terbayang dalam benak Anda bila mendengar kata 'sodet?'
Ya, tentu saja sajian masakan yang menggugah selera kita dan menggoyang lidah kita.
Siapa sih, yang tak kenal sodet. Secara sederhana berarti alat masak seperti sendok besar yang digunakan untuk menggoreng. Sedangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berarti sendok ceper besar yg terbuat dr seng dsb untuk mengaduk sesuatu yg sedang digoreng; menoreh atau merobek dng benda tajam atau runcing; membuat terusan untuk mengalirkan air ke saluran lain.

Tentu yang kita maksud di sini adalah alat masak untuk menggoreng, sehingga menghasilkan aneka masakan yang lezat.

Namun, ternyata sodet tidak hanya bisa digunakan untuk masak. Baru-baru ini, sebuah berita di televisi membuktikan, bahwa sodet juga dapat beralih fungsi.

Sodet menjadi salah satu alternatif alat yang digunakan oleh pencuri (amatir) untuk memuluskan aksinya. Biasanya, si pencuri menggunakan sodet untuk mencuri telepon genggam (Handphone/HP) yang masih bisa dijangkau dari jendela. Tanpa terkecuali jendela berteralis.

Caranya, pencuri menyambung sodet dengan sebilah kayu/bambu kecil. Lalu mengikatnya dengan erat. Setelah itu si pencuri menuju ke rumah target dan mengamati. Bila dirasa aman, pencuri pun langsung mengulurkan sodet modifikasinya ke arah yang diinginkan. Tentu saja yang ada HP atau benda berharga lainnya. Biasanya anak kost/yang mengontrak menjadi sasran empuknya.

Oleh karena itu, mari kita jaga benda berharga kita. Usahakan jangan meletakkan HP atau benda berharga lainnya dalam jarak yang relatif dekat dengan jendela.

Lanjut membaca “Antara Sodet, HP, dan Pencurian”  »»

Nostalgia SMP (Lagu Daerah)

Kemarin, memori otak saya kembali memutar peristiwa yang telah lalu. Kali ini saya teringat dengan lagu-lagu yang pernah dinyanyikan di bangku SMP. Mulai dari lagu berbahasa Sunda sampai lagu berbahasa Indonesia, namun sarat akan unsur kedaerahan.

Saya kembali teringat sebuah lagu yang isinya menyanjung Kabupaten Bogor, suatu derah yang menjadi tempat domisili saya saat ini. Jemari saya pun mencoba mengetik kembali lirik demi lirik di keypad HP saya. Tentu saja sesuai dengan ingatan saya. Walaupun saya tida
k ingat judulnya. Alhasil, terangkailah beberapa kalimat yang membentuk sebuah lagu. Berikut ini liriknya (yang saya ingat):



Di antara gunung Salak dan Pangrango
Terbentang kawasan luas menghijau
Dihias Ciliwung, sungai termasyur
Kabupaten Bogor, indah dan subur

Semboyan Prayoga, Tohaga, Sayaga
Tertanam di dada setiap warga
Dengan Pancasila, membangun bangsa
Tekad Padjajaran, warisan purwa

Tegar Beriman... Tegar Beriman
Motto juang kita
Tertib rakyatnya, segar lingkungan
Bersih serta indah

Mandiri Cipta
Aman dan Nyaman
Bakti dan Amalkan

Tanah tercinta Kabupatenku...
Bogor tetap jaya



Kira-kira seperti itulah liriknya.Sebenarnya, ada satu lagu lagi yang masih terngiang. Namun saya belum bisa mengingatnya. Judul lagu itu (kalau tidak salah) : 'Teu Honcewang.'

Lanjut membaca “Nostalgia SMP (Lagu Daerah)”  »»

TO Komsat Al-Hikmah

>> Tuesday, April 27, 2010

Sabtu, 24 April 2010; saya berkesempatan mengisi TO KAMMI Komsat Al-Hikmah, bertempat di Mega Mendung, Puncak-Bogor. Saya diamanahkan untuk menyampaikan materi kesekretariatan (administrasi). Berikut, beberapa foto kegiatan tersebut:




Lanjut membaca “TO Komsat Al-Hikmah”  »»

Blogger

Komentar Artikel

Artikel Terbaru

Belajar menjadi pembelajar yang baik

(c) 2009, Butiran Pasir

  © Blogger templates Shiny by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP