"Save Our Palestine... Save Our Palestine... Save Our Palestine" "Please Pray for Palestine...."

Selamatkan Demokrasi Indonesia

>> Tuesday, April 7, 2009


Kita bersepakat bahwa pemilu 2009 adalah penentuan bagi keberlanjutan
demokrasi di Indonesia. Jika berhasil maka akan memberikan dampak yang
positif, namun sebaliknya jika gagal akan menjadi presiden masa
kritis bagi demokratisasi yang terjadi di negara kita. Kita berharap
bahwa pemilu ini akan menjadi akhir dari transisi demokrasi yang akan
menghasilkan pemimpin yang dikehendaki rakyat dan cita-cita reformasi,
kredibel dan legitimate. Selain akselerasi transisi demokrasi kita juga
berharap ini akan menagregasi alih generasi menuju kepemimpinan yang
sering kita sebut sebagai "kepemimpinan pemuda".

Pemilu 2009 adalah Pemilu ketigapada masa reformasi (transisi
demokrasi). Di beberapa negara yang mengalami transisi demokrasi halnya
Indonesia, masa 10 tahun adalah masa yang sangat menentukan. Bila sudah
sampai Pemilu yang ketiga dan telah lebih dari 10 tahun namun tidak
banyak perbaikan, maka sungguh akan menjadi masa rawan.

Namun, hingga hari ini setiap hari kita masih disajikan
berita-berita tentang pesimisme dan kekhawatiran penyelenggaraan Pemilu
2009. Sejak awal kita memang menyaksikan betapa semrawutnya persiapan
pemilu Penyelenggara Pemilu (KPU) tidak menunjukkan profesionalitas dan
kemampuan untuk memanage setiap masalah. Sebagai penyelenggara pemilu,
pola manajemen KPU juga sangat buruk. Berbagai tahapan pemilu banyak yang
mundur dari jadwal yang telah ditetapkan. Penyampaian informasi kepada
publik juga sering kali berbeda. Simpang-siur DPT, terancamnya jutaan
suara mahasiswa , TKI, yang terancam tidak bisa menggunakan hak
pilihnya seharusnya bisa diantisipasi sejak awal oleh KPU.

Di sisi lain bila kita melihat pola dan perilaku elite politik yang saat
ini belum menunjukkan ada perubahan dari yang sebelumnya. Yang disajikan
setiap hari hanyalah berputar-putar pada berita, wacana, prediksi, dan
spekulasi "siapa dengan siapa akan lawan siapa". Sangat elitis
dan tidak sejalan dengan spiritdari rakyat, oleh rakyat, dan untuk
rakyat. Sementara rakyat dibuat bingung sebenarnya sekarang kita pada
kondisi yang lebih baik sehingga harus dilanjutkan, atau sebaliknya pada
kondisi yang sudah sangat mengkhawatirkan sehingga harus ada pembaharuan
dan perubahan.

Upaya mempengaruhi elite tampaknya sudah sangat-sangatsulit untuk
dilakukan. Mereka sudah terkena miopi (rabun jauh) dan yang dipikirkan
sekarang hanyalah bagaimana cara untuk menang. Karena itulah
melihat fakta tersebut dan mengingat terbatasnya waktu, maka KAMMI Pusat
menyerukan kepada seluruh daerah untuk mengambil langkah-langkah
strategis untuk mendesak penyelamatan demokrasi di Indonesia agar Pemilu
menjadi lebih berkualitas.

KAMMI Pusat mengajak teman-teman di daerah untuk mengembalikan
demokrasi ini agar kembali menjadi milik rakyat dengan melakukan GERAKAN/
SERUAN MORAL UNTUK SELAMATKAN DEMOKRASI INDONESIA (selama hari tenang).

KAMMI Pusat bersama elemen gerakan mahasiswa intra-kampus( BEM-SI) dan
ekstra-kampus serta elemen-elemen pemuda pro-demokrasi juga
menggelarmimbar bebas, orasi dan Deklarasi Mahasiswa dan Pemuda
"Selamatkan Demokrasi Indonesia" di gedung Perpusnas,Salemba.
Isi Deklarasi tersebut adalah:


1. Kami Mahasiswa dan Pemuda Indonesiamengajak semua pihak untuk
Selamatkan Demokrasi Indonesia dengan bersama-sama mewujud kan Pemilu 2009
yang bermutu ( bersih, jujur, adil, rahasia dan tepatwaktu).

2. Kami Mahasiswa dan Pemuda Indonesia mengajak masyarakat untuk
Selamatkan Demokrasi Indonesia dengan menggunakan hakpilih agar Pemilu
2009 menghasilkan pemimpin yang berkualitas memiliki kredibilitas dan
legitimate.

3. Kami Mahasiswa dan Pemuda Indonesia Pecinta Demokrasi, menuntut
penyelenggara pemilu (KPU dan Panwaslu) untuk lebih profesional, terbuka,
akuntabel, netral dan independen.

4. Kami Mahasiswa dan Pemuda Indonesia mengajak seluruh kekuatan politik
yang sedang berkompetisi untuk Selamatkan demokrasiIndonesia dengan
menjunjung tinggi etika dan fair play, siap menerima hasil: menang atau
kalah dan berkomitmen untuk mewujudkan Pemilu yang damai untuk semua.


Demikian seruan ini kami samapaikan. Terima kasih atas perhatianya dan
silahkan ditindak lanjuti di tiap level masing-masing.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh


Tertanda,


Humas KAMMI

Sumber: http://humas-online.blogspot.com
(dengan beberapa perbaikan, tanpa mengubah konten)

0 comments:

Post a Comment

Silakan masukkan komentar Anda. Jangan melakukan spam, gunakan bahasa yang sopan. Admin akan memeriksa komentar yang masuk. Terima kasih. :-)

Blogger

Komentar Artikel

Artikel Terbaru

Belajar menjadi pembelajar yang baik

(c) 2009, Butiran Pasir

  © Blogger templates Shiny by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP