"Save Our Palestine... Save Our Palestine... Save Our Palestine" "Please Pray for Palestine...."

Ibunda Kenapa Engkau Menangis

>> Friday, August 28, 2009

Written by: Hanif Muhammad

Saya dapat tulisan ini tadi pagi…
menurut saya ni bagus buat me-reload keimanan n rasa kasih sayang kita terhadap Ibu kita…
memang agak panjang dibacanya..tapi coba kita liat dari hikmahnya…
selamat membaca … :)

Alkisah….
Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya kepada ibunya.
…………… “Ibu, mengapa Ibu menangis?”.
Ibunya menjawab, “Sebab, Ibu adalah seorang wanita, Nak”.
“Aku tak mengerti” kata si anak lagi.
Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat.
“Nak, kamu memang tak akan pernah mengerti….”

Kemudian, anak itu bertanya pada ayahnya.
………………….”Ayah, mengapa Ibu menangis? Sepertinya Ibu menangis tanpa ada sebab yang jelas?”

Sang ayah menjawab, “Semua wanita memang menangis tanpa ada alasan”.
Hanya itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya.

Lama kemudian, si anak itu tumbuh menjadi remaja dan tetap bertanya-tanya, mengapa wanita menangis.

Pada suatu malam, ia bermimpi berjumpa dengan seorang Musafir yang sedang beristirahat di sebuah pohon yang begitu rindangnya……………..kemudian si anak memberanikan dirinya untuk ikut berteduh di bawah pohon rindang tersebut, dengan sedikit ragu ragu si anak pun menyapa sang Musafir tersebut….. tampak dari pakaian yang dikenakan si Musafir menunjukkan bahwa si Musafir bukanlah seperti halnya Musafir yang kebanyakan yang sering dijumpai oleh si anak….dengan jelas terlihat bahwa si Musafir tersebut adalah seorang alim yang bijak…

dengan sedikit rasa keraguannya ………………. sianak pun mulai membuka pembicaraan dengan si Musafir tersebut..

si anak :” Assalamualaikum ya Tuan Guru….
Musafir :” wa alikum salam anak ku….
si anak : Tuan Guru.. boleh kah saya menayakan sesuatu hal yang selama ini selalu menjadi pertanyaan yang tiada pernah ditemukan jawabannya….
Musafir :” wahai anak ku… insya allah… tanyakanlah.. mudah mudahan saja dengan seizin Allah Azza Wajalla saya dapat memberikan ketenangan kepada engkau sebagaimana ketenangan yang tidak engkau dapati akan tiadanya jawaban dari apa yang engkau tidak ketahui dan yang ingin engkau ketahui….

si anak : “Ya Tuan Guru, mengapa wanita mudah sekali menangis?”,
Musafir :” menurut pengetahuan yang pernah saya miliki, bahwa Saat Allah menciptakan wanita………………..……
Allah menjadikan kaum wanita menjadi sangat utama………….
.
“Allah SWT menciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga, bahu itu harus cukup nyaman danlembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur

“Allah SWT memberikan kaum wanita kekuatan untuk dapat melahirkan, dan mengeluarkan bayi dari rahimnya, walau, seringkali pula, ia kerap berulangkali menerima cerca dari anaknya itu.

“Allah SWT telah juga memberikan keperkasaan pada kaum wanita sehingga akan membuat mereka tetap bertahan, pantang menyerah, saat semua orang sudah putus asa.

“Pada wanita pula diberikan anugerah dari Allah SWT berupa kesabaran, kesabaran untuk merawat keluarganya, walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah.

“Allah SWT memberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang, untuk mencintai semua anaknya, dalam kondisi apapun, dan dalam situasi apapun. Walau, tak jarang anak-anaknya itu melukai perasaannya, melukai hatinya. Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada bayi-bayi yang terkantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya.

“Allah SWT juga telah memberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya, melalui masa-masa sulit, dan menjadi pelindung baginya. Sebab, bukankah tulang rusuklah yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak?

“Allah juga telah menganugerahkan kepada kaum wanita kebijaksanaan, dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyadarkan, bahwa suami yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya. Walau, seringkali pula, kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami, agar tetap berdiri, sejajar, saling melengkapi, dan saling menyayangi.

“Dan, akhirnya, Allah SWT memberikan ia air mata agar dapat mencurahkan perasaannya.

Inilah yang Anugerah khusus yang diberikan kepadakaum wanita oleh Allah SWT agar dapat digunakan kapanpun ia inginkan. Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya, air mata ini adalah air mata kehidupan”.
Maka, dekatkanlah diri kita pada sang Ibu kalau beliau masih hidup

tulisan ini saya persembahkan buat SOHIBKU…SAUDARAKU…


Nb: Diunduh dari blog seorang teman-> http://purwook.wordpress.com

1 comments:

Anonymous Tuesday, September 01, 2009 10:39:00 AM   Reply To This Comment

Ibu, oh ibu... engkaulah yang menguatkanku di saat aku lemah, engkau pula yang dengan tulus mendengarkan keluh kesahku di dlm menjalani hidup yang begitu keras ini... maafkan aku jika aku banyak khilaf kepadamu. ya Allah sayangi ibuku dan berikan beliau derajat yang mulia dihadapanmu, Amin...

Post a Comment

Silakan masukkan komentar Anda. Jangan melakukan spam, gunakan bahasa yang sopan. Admin akan memeriksa komentar yang masuk. Terima kasih. :-)

Blogger

Komentar Artikel

Artikel Terbaru

Belajar menjadi pembelajar yang baik

(c) 2009, Butiran Pasir

  © Blogger templates Shiny by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP